kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.603.000   -7.000   -0,27%
  • USD/IDR 18.054   46,00   0,26%
  • IDX 6.253   18,45   0,30%
  • KOMPAS100 821   2,44   0,30%
  • LQ45 626   2,26   0,36%
  • ISSI 216   -0,02   -0,01%
  • IDX30 352   1,92   0,55%
  • IDXHIDIV20 432   1,72   0,40%
  • IDX80 94   0,19   0,20%
  • IDXV30 119   0,04   0,03%
  • IDXQ30 112   0,46   0,41%

Bursa Australia Terkoreksi Kamis (23/4) Pagi, Ketegangan Timur Tengah Tekan Sentimen


Kamis, 23 April 2026 / 08:42 WIB
Bursa Australia Terkoreksi Kamis (23/4) Pagi, Ketegangan Timur Tengah Tekan Sentimen
ILUSTRASI. Australian Securities Exchange (Dok/ASX)


Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - Bursa saham Australia melemah ke level terendah dalam lebih dari dua pekan pada Kamis (23/4/2026), seiring meningkatnya kekhawatiran investor atas eskalasi konflik di Timur Tengah.

Melansir Reuters, Indeks acuan S&P/ASX 200 turun 0,3% ke level 8.816,30 pada perdagangan pagi, menjadi posisi terendah sejak 8 April. Pelemahan ini melanjutkan penurunan 1,2% yang terjadi pada sesi sebelumnya.

Baca Juga: Dolar AS Bertahan di Level Tertinggi 1,5 Pekan, Konflik Iran-AS Tekan Sentimen

Sentimen pasar tertekan oleh laporan adanya serangan tembakan di Selat Hormuz serta memudarnya harapan tercapainya kesepakatan damai antara pihak-pihak yang berkonflik.

Sektor keuangan menjadi penekan utama indeks, dengan saham-saham perbankan turun 0,9% dan mencatat penurunan selama sembilan sesi berturut-turut.

Tekanan ini muncul setelah dua bank besar, Westpac dan National Australia Bank, memperingatkan dampak volatilitas pasar akibat perang terhadap operasional mereka.

Saham bank terbesar Australia, Commonwealth Bank of Australia, turun 1%. Sementara ANZ melemah 1,3%. Westpac dan National Australia Bank masing-masing turun 1,1% dan 0,8%.

Di sisi lain, penurunan indeks tertahan oleh penguatan saham sektor pertambangan. Raksasa tambang BHP dan Rio Tinto masing-masing naik 0,6% dan 0,8% setelah melaporkan peningkatan produksi bijih besi kuartalan.

Baca Juga: Laba SK Hynix Melonjak 5 Kali Lipat, Tembus Rekor Berkat Booming AI

Sektor energi justru menguat signifikan, naik 2,2% dan mengakhiri tren penurunan enam hari berturut-turut.

Kenaikan ini sejalan dengan lonjakan harga minyak global yang naik lebih dari US$3 per barel, didorong oleh penurunan stok bahan bakar di AS serta ketegangan di Selat Hormuz.

Saham produsen minyak dan gas Santos melonjak hingga 4% setelah melaporkan kenaikan produksi dan pendapatan kuartalan. Sementara itu, Karoon Energy naik 4,4%.

Peritel bahan bakar Ampol juga menguat hingga 3,6% ke level tertinggi satu pekan setelah mengajukan proposal akhir kepada regulator persaingan usaha Australia untuk mengakuisisi EG Australia senilai A$1,1 miliar.

Di kawasan regional, indeks acuan Selandia Baru, S&P/NZX 50, turut melemah 0,4% ke level 12.900.


Tag


TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×