Sumber: Reuters | Editor: Noverius Laoli
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bursa saham Australia melemah tipis pada perdagangan Kamis (5/2/2026), berpotensi menghentikan reli dua hari beruntun.
Tekanan datang dari saham-saham berbasis komoditas, khususnya sektor pertambangan dan energi, seiring turunnya harga logam dasar dan minyak dunia.
Indeks acuan S&P/ASX 200 turun 0,1% ke level 8.915,30. Padahal, pada perdagangan Rabu, indeks ini sempat menguat 0,8% dan mencatat kenaikan sekitar 1,7% dalam dua sesi sebelumnya.
Baca Juga: Bursa Saham Australia Tertekan, Sektor Konsumer Seret Indeks di Awal Desember
Sektor sumber daya menjadi pemberat utama dengan penurunan 1,4%. Pelemahan ini sejalan dengan turunnya harga bijih besi dan tembaga, dipicu prospek pasokan dan persediaan yang lebih kuat.
Saham raksasa tambang BHP turun 1,2%, sementara Rio Tinto melemah 0,2%.
Tekanan juga terlihat pada saham-saham penambang emas. Northern Star Resources turun 1,1% dan Evolution Mining merosot 2,2%. Harga emas dunia terkoreksi setelah investor merealisasikan keuntungan usai reli tajam awal pekan ini.
Secara keseluruhan, indeks sektor tambang diperkirakan menutup pekan ini relatif datar, menandai periode volatilitas menyusul pergerakan harga logam yang cukup tajam.
Sementara itu, saham energi turut melemah seiring turunnya harga minyak global.
Baca Juga: Bursa Saham Australia Ditutup Menguat, Disokong Sektor Pertambangan & Perbankan
Sentimen pasar membaik setelah Amerika Serikat dan Iran sepakat menggelar pembicaraan dalam waktu dekat, yang meredakan kekhawatiran gangguan pasokan minyak.
Saham Beach Energy menjadi salah satu yang tertekan, menuju kinerja harian terlemahnya dalam hampir sebulan.
Hal ini terjadi setelah laba semesteran perusahaan turun 8% akibat kenaikan biaya penjualan serta harga minyak dan cairan yang lebih rendah.
Di luar sektor komoditas, saham kesehatan justru menguat 0,9%.
Baca Juga: Saham Australia Cetak Rekor Tertinggi, Ditopang Lonjakan Saham Litium
Saham properti dan barang konsumsi non-primer yang sensitif terhadap suku bunga masing-masing naik 0,2% dan 0,7%. Adapun saham sektor keuangan yang berbobot besar bergerak relatif datar.
Di kawasan regional, indeks acuan Selandia Baru S&P/NZX 50 juga bergerak nyaris tak berubah di level 13.462,07.
Selanjutnya: Trump Tak Ikut Campur dalam Persaingan Akuisisi Warner Bros oleh Netflix & Paramount
Menarik Dibaca: 7 Manfaat Renang, Bikin Otak Sehat, Mental Tenang dan Tidur Pulas
- harga emas
- harga minyak dunia
- ASX 200
- harga tembaga
- Rio Tinto
- gold
- Northern Star Resources
- Bursa Australia
- harga bijih besi
- sektor properti
- Saham Pertambangan
- Investor Australia
- Sektor Kesehatan
- Saham Energi
- Oil
- S
- BHP
- Saham Komoditas
- Sektor Konsumsi Non-Primer
- Evolution Mining
- Beach Energy
- Indeks Selandia Baru













