kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Calon IPO terbesar di dunia dipastikan bakal tertunda


Jumat, 18 Oktober 2019 / 18:48 WIB
ILUSTRASI. Saudi Aramco logo is pictured at the oil facility in Abqaiq, Saudi Arabia October 12, 2019. REUTERS/Maxim Shemetov


Reporter: Laurensius Marshall Sautlan Sitanggang | Editor: Tendi Mahadi

Apalagi, setelah datangnya serangan pada September 2019 lalu membuat pasokan produksi minyak sebanyak 5,7 juta barel per hari lumpuh, angka tersebut merupakan lebih dari 5% pasokan minyak global. Eksekutif Aramco bersikeras bahwa serangan tersebut tidak akan berdampak pada rencananya untuk melantai di bursa. 

Pemulihan penuh dari hasil minyak seperti yang dinyatakan Menteri Energi Pangeran Abdulaziz bin Salman pada 3 Oktober 2019 dinilai sebagian orang di sisi lain terlihat meningkatkan citra perusahaan.

Baca Juga: Duh, Trump bilang, Turki dan Kurdi seperti dua anak yang harus bertarung

"Hasil Q3 sangat baik, mereka ingin memperbarui analisis dan memasarkan IPO setelah angka Q3 2019 keluar," kata sumber Reuters. Kemungkinan besar, rencana IPO ini bakal menjadi topik hangat di pasar saham secara internasional.

Hal ini didorong pula oleh penunjukan Yasir al-Rumayyan sebagai ketua Aramco, sekutu dekat dengan Pangeran Mohammed dan mantan bankir investasi. Sejumlah bank juga telah diberi peran untuk mengatur pencatatan. 

Investor Saudi melihat IPO sebagai kesempatan untuk memiliki bagian dari permata mahkota kerajaan dan kesempatan untuk menunjukkan patriotisme setelah serangan.




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×