kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45789,82   1,25   0.16%
  • EMAS1.008.000 0,10%
  • RD.SAHAM 0.17%
  • RD.CAMPURAN 0.10%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Cara membeli saham perdana Big Hit Entertainment, agensi BTS


Selasa, 29 September 2020 / 07:00 WIB
Cara membeli saham perdana Big Hit Entertainment, agensi BTS

Reporter: Avanty Nurdiana | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bagi para Army, penggemar Bangtan Boys (BTS) yang ingin memiliki saham perdana Big Hit Entertainment bisa mulai bersiap dari sekarang. Pasalnya, bulan depan tepatnya pada 5 dan 6 Oktober, saham perdana alias IPO Big Hit Entertainment akan mulai proses pre order. 

Cara membeli saham perdana Big Hit Entertaiment, pertama buka akun sekuritas di penjamin emisi. Big Hit Entertainment menunjuk penjamin emisi utama yakni NH Investment & Securities, Korea Investment & Securities dan JP Morgan. Selain itu ada Mirae Asset Daewoo dan Kiwoom Securities yang juga berperan sebagai anggota grup penjamin emisi. 

Baca Juga: Laris manis, tawaran investor institusi di IPO agensi BTS oversubscribe 1.117 kali

Selanjutnya, dana yang harus disiapkan untuk satu saham perdana Big Hit Entertainment KRW 135.000 setara dengan Rp 1,73 juta per saham. Tidak seperti membeli saham di Indonesia yang harus membeli saham sebanyak 1 lot atau setara 100 saham. Di bursa Korea Selatan, Anda bisa membeli satu saham saja. 

Meski begitu, Anda harus menyiapkan uang muka untuk bisa memiliki saham Big Hit Entertaiment ini. Maklum, peminat dari saham ini cukup besar. 

Saat penawaran pada investor institusi, IPO Big Hit kelebihan permintaan alias oversubscribed lebih dari 1.000 kali lipat dari saham yang dialokasikan kepada mereka. Ada 1.420 investor institusi dari Korea atau luar negeri yang ikut berpartisipasi dalam penawaran saham perdana agensi Kpop BTS.

Agensi BTS dan TXT ini menawarkan 4,27 juta saham atau 60% dari total penawaran saham perdana. Total saham perdana yang ditawarkan dalam aksi IPO ini sebanyak 7,13 juta saham perdana. 

Baca Juga: Investor korporasi di IPO manajemen BTS oversubscibed, giliran investor ritel kapan?



TERBARU

[X]
×