kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45749,52   23,69   3.26%
  • EMAS920.000 0,66%
  • RD.SAHAM 0.55%
  • RD.CAMPURAN 0.20%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.01%

China bakal kirimkan perwakilan pemerintah ke 100 perusahaan swasta termasuk Alibaba


Senin, 23 September 2019 / 14:43 WIB
 China bakal kirimkan perwakilan pemerintah ke 100 perusahaan swasta termasuk Alibaba
ILUSTRASI. Logo Alibaba Group

Sumber: Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - BEIJING. Pusat teknologi top China, Hangzhou, berencana menugaskan pejabat pemerintah untuk bekerja dengan 100 perusahaan swasta termasuk perusahaan e-commerce raksasa Alibaba. Hal itu diketahui dari laporan media milik pemerintah China..

Langkah ini menggarisbawahi bagaimana pemerintah China dan otoritas partai tumbuh lebih terintegrasi ke dalam sektor swasta, seiring tergerusnya ekonomi mereka di tengah perang dagang yang semakin intensif dengan Amerika Serikat.

Melansir Reuters, dalam situs resminya pemerintah Hangzhou menyatakan akan menunjuk pejabat pemerintah untuk bekerja dengan 100 perusahaan lokal di provinsi timur Zhejiang.

Baca Juga: Wabah demam babi menyerang, impor daging babi China melonjak 76% pada Agustus

Arahan, yang disajikan sebagai sarana untuk meningkatkan industri manufaktur lokal, tidak menyebutkan nama-nama 100 perusahaan yang tunduk pada kebijakan tersebut. Akan tetapi, laporan media pemerintah menyebutkan Alibaba dan produsen mobil Zhejiang Geely Automobile Holdings Ltd termasuk di dalam daftar tersebut.

Saat Reuters mengonfirmasi hal ini, Alibaba mengatakan rencana itu tidak akan mengganggu operasinya.

"Kami memahami, inisiatif ini ... bertujuan untuk menumbuhkan lingkungan bisnis yang lebih baik dalam mendukung perusahaan yang berbasis di Hangzhou. Perwakilan pemerintah akan berfungsi sebagai jembatan ke sektor swasta, dan tidak akan mengganggu operasi perusahaan," kata Alibaba dalam sebuah pernyataan.

Geely tidak segera menanggapi permintaan komentar dari Reuters.

Baca Juga: Media pemerintah China: Ada hasil baik dari perundingan dagang dengan AS

Peraturan Tiongkok memang telah lama mengharuskan perusahaan swasta, termasuk entitas asing, untuk mendirikan organisasi partai formal.

Kelompok-kelompok semacam itu dulunya dianggap sebagai simbol. Namun, dalam beberapa tahun terakhir, eksekutif asing mengatakan mereka terus mendapat tekanan agar memperbolehkan perwakilan partai berperan aktif atas operasi bisnis perusahaan.

Perusahaan-perusahaan domestik juga telah memperkuat komite partai. Pada tahun 2018, puluhan bank China mengumumkan perubahan pada anggaran dasar mereka, dengan memberikan lebih banyak kekuasaan kepada komite partai.



TERBARU

[X]
×