kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.655.000   -18.000   -0,67%
  • USD/IDR 17.981   89,00   0,50%
  • IDX 5.928   -173,65   -2,85%
  • KOMPAS100 771   -24,65   -3,10%
  • LQ45 583   -15,02   -2,51%
  • ISSI 205   -6,57   -3,10%
  • IDX30 330   -8,05   -2,38%
  • IDXHIDIV20 404   -8,44   -2,05%
  • IDX80 87   -2,73   -3,03%
  • IDXV30 109   -1,92   -1,73%
  • IDXQ30 106   -2,09   -1,94%

China beri warning ke AS dan Jepang: Jangan ganggu urusan dalam negeri China


Sabtu, 17 April 2021 / 16:20 WIB
ILUSTRASI. China memberi peringatan ke AS dan Jepang agar jangan mengganggu urusan dalam negeri China.


Sumber: Xinhua | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - BEIJING. China mengingatkan Jepang dan Amerika Serikat (AS) untuk menghindari tindakan yang mengganggu urusan dalam negeri China dan merusak kepentingan China. China juga meminta Jepang dan AS menahan diri untuk tidak membentuk front yang menargetkan China.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri China Zhao Lijian membuat pernyataan pada jumpa pers harian ketika diminta mengomentari laporan media bahwa para pemimpin Jepang dan AS membahas masalah Selat Taiwan selama pembicaraan mereka.

Zhao mengatakan, China telah menyatakan keprihatinan besar kepada AS dan Jepang atas tindakan negatif mereka termasuk kolusi terhadap China setelah kunjungan pemimpin Jepang itu ke AS.

Baca Juga: Olimpiade Tokyo terancam batal karena lonjakan kasus corona di Jepang

Dia mengatakan, hubungan China-Jepang sama-sama berada pada titik penting, dan dunia mengamati dengan cermat sinyal apa yang akan dikirimkan oleh kunjungan pemimpin Jepang ke AS tersebut.

"China tidak memiliki masalah dengan perkembangan hubungan bilateral normal antara AS dan Jepang, tetapi hubungan ini harus kondusif untuk meningkatkan saling pengertian dan kepercayaan di antara negara-negara kawasan dan perdamaian dan stabilitas di Asia Pasifik, dan tidak boleh menargetkan pihak ketiga atau merusak kepentingan pihak ketiga," kata Zhao seperti dikutip Xinhua.

Menurut Zhao, posisi China di Taiwan, Hong Kong, Laut China Selatan dan Kepulauan Diaoyu, konsisten dan jelas. "Tekad dan tekad kami untuk menjaga kedaulatan nasional, kepentingan keamanan dan pembangunan sangat kuat. China akan membuat reaksi yang diperlukan saat situasi berkembang," imbuhnya.

Selanjutnya: Militer China kirim pesan ke Washington saat gelar latihan kapal induk dekat Taiwan




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×