kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.000   153,00   0,86%
  • IDX 5.941   -254,36   -4,11%
  • KOMPAS100 785   -38,94   -4,72%
  • LQ45 589   -30,28   -4,89%
  • ISSI 206   -8,52   -3,97%
  • IDX30 334   -15,73   -4,50%
  • IDXHIDIV20 412   -15,89   -3,71%
  • IDX80 89   -4,83   -5,16%
  • IDXV30 113   -4,09   -3,48%
  • IDXQ30 108   -4,46   -3,97%

Laut China Selatan, Pentagon: China mengintimidasi negara-negara tetangga di Asia


Jumat, 03 Juli 2020 / 06:29 WIB
ILUSTRASI. Kapal induk kedua China, Shandong ditambatkan di Dalian pada 2019 sebelum ditugaskan.


Sumber: Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Meskipun Filipina tidak memiliki klaim atas Paracels, Lorenzana mengatakan China mengadakan latihan di luar perairannya sendiri tidak dapat diterima.

"Itu sangat memprihatinkan, kami sangat khawatir," kata Lorenzana.

Baca Juga: Pamer kekuatan militer, pengamat: China belum memenangkan Laut China Selatan

"Melakukannya di daerah yang diperebutkan maka itu akan, Anda tahu, membunyikan lonceng alarm untuk semua negara terkait. Itu sangat provokatif," tambahnya.

Menurut jurubicara Vietnam Le Thi Thu Hang, Kementerian Luar Negeri Vietnam mengirim nota diplomatik ke China untuk menentang latihan-latihan yang secara serius melanggar kedaulatan Vietnam.

Baca Juga: Pakar militer sebut, China dalam kesiapsiagaan perang sangat tinggi di semua lini

"Latihan itu semakin memperumit situasi, dan merusak hubungan antara China dan ASEAN", katanya.

Vietnam mengatakan pada bulan April bahwa salah satu kapal penangkap ikannya ditenggelamkan oleh kapal pengawas maritim Tiongkok. Tiongkok menyebut klaim maritim Vietnam ilegal dan ditakdirkan untuk gagal.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×