kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

China mencurigai Microsoft monopoli


Rabu, 03 September 2014 / 09:10 WIB
ILUSTRASI. Petugas menghitung uang rupiah di kantor cabang. bank Mandiri di Jakarta, Senin (16/1). KONTAN/Cheppy A. Muchlis/16/01/2017


Reporter: Dessy Rosalina | Editor: Dessy Rosalina

BEIJING. Pemerintah China terus menggalakkan kebijakan anti-asing. Yang terbaru, otoritas Tiongkok memberikan tenggat waktu bagi Microsoft Corp selama 20 hari ke depan untuk mengklarifikasi tuduhan praktik monopoli. 

Mengutip situs resmi The State Administration for Industry and Commerce (SAIC), China meminta penjelasan David Chen, Vice President Microsoft terkait praktik bisnis penjualan piranti lunak Windows di China.

Sebelumnya, media pemerintah China, Xinhua, mengungkapkan, kecurigaan monopoli berawal dari penggunaan kode verifikasi yang digunakan Windows. Penggunaan kode ini dikeluhkan oleh perusahaan lokal China.

Duncan Clark, Konsultan Teknologi BDA di Beijing, mempertanyakan kecurigaan tersebut. "Sulit membayangkan bahwa kode verifikasi yang digunakan untuk mencegah pembajakan malah dicurigai sebagai alat monopoli," katanya. Microsoft merupakan satu dari 30 perusahaan asing yang dituduh melakukan monopoli oleh China.
 




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×