kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   10.000   0,38%
  • USD/IDR 16.910   28,00   0,17%
  • IDX 9.075   42,82   0,47%
  • KOMPAS100 1.256   8,05   0,64%
  • LQ45 889   7,35   0,83%
  • ISSI 330   0,23   0,07%
  • IDX30 452   3,62   0,81%
  • IDXHIDIV20 533   4,12   0,78%
  • IDX80 140   0,85   0,61%
  • IDXV30 147   0,15   0,10%
  • IDXQ30 145   1,19   0,83%

China Menuduh AS Berusaha Gagalkan Peningkatan Hubungan China-India


Kamis, 25 Desember 2025 / 15:44 WIB
Diperbarui Kamis, 25 Desember 2025 / 15:46 WIB
China Menuduh AS Berusaha Gagalkan Peningkatan Hubungan China-India
ILUSTRASI. Tentara India dan China di wilayah perbatasan, file 2019 (PTI/via Outlookindia.com) China menuduh Amerika Serikat (AS) memutarbalikkan kebijakan pertahanannya untuk menggagalkan peningkatan hubungan China-India.


Sumber: Reuters | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID - BEIJING. China menuduh Amerika Serikat (AS) pada hari Kamis (25/12) telah memutarbalikkan kebijakan pertahanannya dalam upaya untuk menggagalkan peningkatan hubungan China-India. 

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Lin Jian menanggapi pertanyaan dalam konferensi pers tentang apakah China mungkin memanfaatkan meredanya ketegangan baru-baru ini dengan India terkait wilayah perbatasan yang disengketakan untuk mencegah hubungan antara Amerika Serikat dan India semakin erat. 

Baca Juga: Malam Natal di Mar-a-Lago, Trump dan Melania Ikut Program “Sinterklas” NORAD

Lin mengatakan bahwa China memandang hubungannya dengan India dari perspektif strategis dan jangka panjang, dan menambahkan bahwa masalah perbatasan adalah urusan antara China dan India dan "kami menolak negara mana pun yang menghakimi masalah ini". 

Pentagon mengatakan dalam sebuah laporan pada hari Selasa bahwa China "mungkin berupaya memanfaatkan penurunan ketegangan ... untuk menstabilkan hubungan bilateral dan mencegah semakin dalamnya hubungan AS-India".

Baca Juga: Fokus ke Bisnis Inti, BP Jual 65% Saham Castrol Senilai Rp 100 Triliun

Selanjutnya: Inilah Negara yang Paling Banyak Ekspor Dekorasi Natal di Dunia, Bukan Eropa

Menarik Dibaca: Banyak Pemilik Rumah Menyesal, Ini Jenis Lantai Dapur yang Seharusnya Digunakan




TERBARU
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Foreign Exchange & Hedging Strategies Investing From Zero

[X]
×