Sumber: Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie
KONTAN.CO.ID - Diplomat tertinggi China di Hong Kong telah bertemu dengan diplomat senior Amerika Serikat di kota tersebut untuk menyampaikan protes terhadap peringatan publik AS terkait aturan keamanan baru di Hong Kong, kata Kementerian Luar Negeri China.
Reuters melaporkan, dalam pernyataan yang dirilis Sabtu (28/3/2026), kantor Kementerian Luar Negeri China di Hong Kong menyebut Komisaris Cui Jianchun bertemu dengan Konsul Jenderal AS Julie Eadeh pada 27 Maret dan menyampaikan ketidakpuasan yang kuat dan penolakan tegas, serta mendesak Washington untuk berhenti mencampuri urusan Hong Kong dan urusan dalam negeri China “dalam bentuk apa pun”.
Hong Kong bulan ini mengubah aturan penegakan rezim keamanan nasionalnya, sehingga menjadikan penolakan untuk memberikan kata sandi atau bantuan dekripsi lainnya guna mengakses perangkat elektronik sebagai sebuah pelanggaran dalam kasus-kasus keamanan nasional.
Baca Juga: Tokoh Oposisi Reza Pahlavi: Jangan Buat Kesepakatan dengan Pemimpin Iran Saat Ini
Menanggapi perubahan aturan tersebut, Konsulat Jenderal AS di Hong Kong mengeluarkan peringatan keamanan pada 26 Maret, yang menyerukan agar warga negara AS menghubungi Konsulat jika mereka ditangkap atau ditahan terkait aturan penegakan keamanan nasional yang baru.
“Kami tidak membahas rincian keterlibatan diplomatik,” kata seorang juru bicara Konsulat AS sebagai tanggapan atas permintaan komentar.
Tonton: Ribuan Warga AS Turun ke Jalan, Protes Kebijakan Trump dengan Tajuk No Kings













