kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.655.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.957   -16,00   -0,09%
  • IDX 5.985   101,45   1,72%
  • KOMPAS100 779   15,05   1,97%
  • LQ45 589   10,74   1,86%
  • ISSI 207   4,02   1,97%
  • IDX30 333   6,16   1,88%
  • IDXHIDIV20 409   7,10   1,77%
  • IDX80 88   1,69   1,95%
  • IDXV30 111   2,40   2,20%
  • IDXQ30 107   1,96   1,87%

China semakin agresif, Australia siapkan anggaran pertahanan Rp 2.700 triliun


Jumat, 03 Juli 2020 / 08:25 WIB


Reporter: Ahmad Febrian | Editor: Ahmad Febrian

KONTAN.CO.ID - JAKARTA.  China menjadi buah bibir dunia. Setelah adu kungfu dengan India,Tiongkok kembali menunjukkan kekuatan di Laut China Selatan. Agresifnya China, menimbulkan kekhawatiran banyak negara. Termasuk Australia.

Negeri Kanguru  mengumumkan strategi pertahanan lebih agresif mengantisipasi kebangkitan China. Australia bahkan menyebut tantangan yang akan dihadapi belum pernah terjadi sejak Perang Dunia Kedua. 

Mengutip abc.net.au. Kamis (2/7), , Perdana Menteri Australia, Scott Morrison memperingatkan rakyat Australia mempersiapkan diri menghadapi tatanan dunia yang lebih buruk, lebih berbahaya dan lebih kacau pasca Covid-19.  "Kami belum melihat gabungan ketidakpastian ekonomi global dan strategis seperti sekarang sejak tatanan regional runtuh tahun  1930-an dan 1940-an,"  kata Morrison.

Australia mengalokasikan anggaran pertahanan A$ 270 miliar  bagi peningkatan kemampuan pertahanan.Jika dirupiahkan, jumlah itu setara Rp 2.700 triliun. 

Apa saja yang akan diperkuat Australia? 




TERBARU

[X]
×