kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.580.000   6.000   0,23%
  • USD/IDR 17.945   32,00   0,18%
  • IDX 6.068   30,85   0,51%
  • KOMPAS100 781   3,84   0,49%
  • LQ45 598   2,29   0,38%
  • ISSI 211   1,01   0,48%
  • IDX30 332   1,64   0,50%
  • IDXHIDIV20 424   1,23   0,29%
  • IDX80 89   0,40   0,46%
  • IDXV30 115   0,40   0,35%
  • IDXQ30 108   0,42   0,39%

China semakin agresif, Australia siapkan anggaran pertahanan Rp 2.700 triliun


Jumat, 03 Juli 2020 / 08:25 WIB


Reporter: Ahmad Febrian | Editor: Ahmad Febrian

KONTAN.CO.ID - JAKARTA.  China menjadi buah bibir dunia. Setelah adu kungfu dengan India,Tiongkok kembali menunjukkan kekuatan di Laut China Selatan. Agresifnya China, menimbulkan kekhawatiran banyak negara. Termasuk Australia.

Negeri Kanguru  mengumumkan strategi pertahanan lebih agresif mengantisipasi kebangkitan China. Australia bahkan menyebut tantangan yang akan dihadapi belum pernah terjadi sejak Perang Dunia Kedua. 

Mengutip abc.net.au. Kamis (2/7), , Perdana Menteri Australia, Scott Morrison memperingatkan rakyat Australia mempersiapkan diri menghadapi tatanan dunia yang lebih buruk, lebih berbahaya dan lebih kacau pasca Covid-19.  "Kami belum melihat gabungan ketidakpastian ekonomi global dan strategis seperti sekarang sejak tatanan regional runtuh tahun  1930-an dan 1940-an,"  kata Morrison.

Australia mengalokasikan anggaran pertahanan A$ 270 miliar  bagi peningkatan kemampuan pertahanan.Jika dirupiahkan, jumlah itu setara Rp 2.700 triliun. 

Apa saja yang akan diperkuat Australia? 




TERBARU

[X]
×