kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.000   153,00   0,86%
  • IDX 5.941   -254,36   -4,11%
  • KOMPAS100 785   -38,94   -4,72%
  • LQ45 589   -30,28   -4,89%
  • ISSI 206   -8,52   -3,97%
  • IDX30 334   -15,73   -4,50%
  • IDXHIDIV20 412   -15,89   -3,71%
  • IDX80 89   -4,83   -5,16%
  • IDXV30 113   -4,09   -3,48%
  • IDXQ30 108   -4,46   -3,97%

Dalam 11 bulan, Sinopec setor laba US$ 1,6 miliar


Senin, 30 Desember 2013 / 15:17 WIB
ILUSTRASI. Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Bahlil Lahadalia. ANTARA FOTO/Galih Pradipta/rwa.


Sumber: Xinhua | Editor: Asnil Amri

BEIJING. Keuntungan raksasa minyak milik pemerintah China, Sinopec naik menjadi 10 miliar yuan (US$ 1,6 miliar) pada periode Januari-November. Namun sayang, kantor berita Xinhua tersebut tidak menginformasikan kinerja laba periode sebelumnya.

Huang Shuhe, wakil ketua Pengawasan Aset dan Administrasi Komisi milik China (SASAC) mengatakan,  Sinopec yang bersatus sebagai perusahaan milik negara (BUMN) itu membukukan kinerja yang kuat di Januari - November.

Selain Sinopec, ada 10 perusahaan BUMN milik China lainnya yang mencatat kinerja positif di tahun 2013. Mereka adalah; China Guodian Corporation, China Resources ( Holdings ), First Automobile Works Group, dan Huaneng Group,

"Prestasi itu sangat sulit untuk didapatkan, apalagi dalam kondisi domestik dan internasional yang kompleks seperti saat ini," kata Huang Shuhe.

Sementara itu, laba seluruh BUMN China Januari-November 2013 tercatat mencapai 1,3 triliun yuan. Direktur SASAC Zhang Yi bilang, keuntungan BUMN China pada periode Januari-November 2013 itu naik 7,5% dari tahun sebelumnya sebesar 1,2 triliun yuan.

Saat ini, perusahaan BUMN milik China telah mencaplok saham di 385 perusahaan yang terdaftar di China maupun di luar negeri. Zhang bilang, 10% aset BUMN milik China tersebut berada di luar negeri.

Dia menambahkan, 89% BUMN China telah mengadopsi sistem penguasaan 52% saham dan menjadi perusahaan kepemilikan campuran. 




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×