kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.859.000   40.000   1,42%
  • USD/IDR 17.539   9,00   0,05%
  • IDX 6.859   -46,72   -0,68%
  • KOMPAS100 916   0,38   0,04%
  • LQ45 670   1,21   0,18%
  • ISSI 248   -2,34   -0,93%
  • IDX30 377   0,90   0,24%
  • IDXHIDIV20 461   -0,72   -0,16%
  • IDX80 104   0,22   0,22%
  • IDXV30 132   0,58   0,44%
  • IDXQ30 120   -0,91   -0,75%

Darurat Militer di Korea Selatan Gagal, Presiden Yoon Tunjuk Menteri Pertahanan Baru


Kamis, 05 Desember 2024 / 08:49 WIB
ILUSTRASI. Presiden Korea Selatan menerima pengunduran diri Menteri Pertahanan Kim Yong-hyun dan mencalonkan Choi Byung-hyuk sebagai menteri pertahanan baru. /Handout via REUTERS


Sumber: Yonhap,Reuters | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - SEOUL. Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol telah menerima pengunduran diri Menteri Pertahanan Kim Yong-hyun dan mencalonkan duta besarnya untuk Arab Saudi, Choi Byung-hyuk, sebagai menteri pertahanan baru.

Menurut laporan Kantor Berita Yonhap yang dikutip dari Reuters, Kamis (5/12), Kantor Yoon mengonfirmasi pencalonan Choi, mantan jenderal angkatan darat, untuk jabatan tersebut.

Yonhap melaporkan, Kepala staf Yoon, Chung Jin-suk, menyebut Choi sebagai seseorang yang berprinsip yang melaksanakan tugasnya dengan penuh dedikasi dan mematuhi peraturan.

Baca Juga: Partai Berkuasa Korea Selatan akan Menentang Pemakzulan Presiden Yoon Suk Yeol

Kim dilaporkan telah menyarankan Yoon untuk mengumumkan darurat militer pada hari Selasa, yang dicabut setelah pemungutan suara parlemen menuntut Yoon untuk mencabutnya.

Pencalonan tersebut merupakan langkah resmi pertama oleh Yoon setelah ia mengumumkan penarikan deklarasi darurat militer pada dini hari Rabu, di tengah badai kekacauan politik dan kejatuhan diplomatik.

Parlemen mengajukan mosi pada Kamis pagi untuk memakzulkannya atas upaya untuk memberlakukan darurat militer yang pada akhirnya gagal, tetapi partainya bersumpah untuk menentang langkah tersebut, sehingga proses tersebut diragukan.

Baca Juga: Kisruh Politik Korea Selatan dan Dampaknya Terhadap Ekonomi

Oposisi utama Partai Demokrat menyebut upaya darurat militer Yoon sebagai tindakan pengkhianatan, dan para anggota parlemennya dapat memimpin pemungutan suara untuk RUU tersebut paling cepat pada Jumat.​




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×