kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.725.000   80.000   3,02%
  • USD/IDR 17.779   -88,00   -0,49%
  • IDX 6.502   107,46   1,68%
  • KOMPAS100 842   17,11   2,07%
  • LQ45 639   11,27   1,80%
  • ISSI 229   4,24   1,89%
  • IDX30 356   5,32   1,52%
  • IDXHIDIV20 433   5,05   1,18%
  • IDX80 96   1,89   2,00%
  • IDXV30 121   1,43   1,20%
  • IDXQ30 113   1,57   1,41%

Dianggap kurang manjur, China berencana campurkan vaksin Covid-19 dalam negeri


Minggu, 18 April 2021 / 09:00 WIB


Sumber: Reuters | Editor: Prihastomo Wahyu Widodo

KONTAN.CO.ID - BEIJING. Vaksin Covid-19 buatan China sejauh ini dinilai memiliki tingkat kemanjuran yang cukup rendah jika dibandingkan dengan buatan negara lain. Beberapa langkah mulai disiapkan demi meningkatkan tingkat kemanjurannya, termasuk mencampurkan beberapa vaksin yang telah ada.

Otoritas kesehatan China menyatakan kini telah mempertimbangkan untuk mencampur beberapa jenis vaksin Covid-19 dalam negeri dengan tujuan untuk meningkatkan level kemanjuran.

Sejauh ini tingkat kemanjuran vaksin Covid-19 China memang terbilang lebih rendah jika dibandingkan dengan vaksin lain seperti Pfizer dan Moderna. Meskipun demikian, vaksin China tetap menjadi pilihan karena memerlukan kontrol suhu yang lebih sedikit selama penyimpanan.

"Vaksin yang tersedia tidak memiliki tingkat perlindungan yang sangat tinggi. Inokulasi menggunakan vaksin dari jalur teknis yang berbeda sedang dipertimbangkan," ungkap Gao Fu, direktur Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit China, seperti dikutip Reuters (12/4).

Baca Juga: WHO: Pandemi Covid-19 di Timur Tengah dan Afrika Utara bisa memburuk selama Ramadhan

China telah mengembangkan empat vaksin domestik yang disetujui untuk penggunaan publik. Sampai akhir tahun ini China berharap bisa memproduksi 3 miliar dosis vaksin Covid-19.

Vaksin China bisa terbilang cukup laris secara global. Hingga saat ini China telah mengirimkan jutaan vaksinnya ke luar negeri. Sayangnya produsen masih dibayangi tidak konsistennya tingkat kemanjuran dalam serangkaian uji coba di banyak negara.

"Data uji tingkat perlindungan vaksin global tinggi dan rendah. Bagaimana meningkatkan tingkat perlindungan vaksin merupakan masalah yang perlu dipertimbangkan oleh para ilmuwan global," ungkap Gao.

Ia mengatakan bahwa mencampurkan vaksin dan menyesuaikan metode imunisasi merupakan solusi yang ia usulkan ke pemerintah.

Baca Juga: Di luar 3 jenis yang sangat menular, WHO deteksi 6 varian baru virus corona




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×