kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   20.000   0,76%
  • USD/IDR 18.088   -22,00   -0,12%
  • IDX 6.042   2,45   0,04%
  • KOMPAS100 790   1,48   0,19%
  • LQ45 600   1,02   0,17%
  • ISSI 210   -0,03   -0,02%
  • IDX30 339   0,09   0,03%
  • IDXHIDIV20 422   0,59   0,14%
  • IDX80 90   0,11   0,12%
  • IDXV30 115   -0,13   -0,11%
  • IDXQ30 109   0,09   0,08%

Digosipkan marah dan ancam banjiri pasar minyak, pejabat Arab Saudi angkat bicara


Jumat, 06 Desember 2019 / 08:32 WIB
ILUSTRASI. Logo OPEC. REUTERS/Leonhard Foeger/File Photo


Sumber: Wall Street Journal,CNBC | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Ultimatum mengejutkan ini mengingatkan pada hal yang dilakukan Arab Saudi pada November 2014. Pada waktu itu, Arab Saudi secara efektif membubarkan kartel, dan membanjiri dunia dengan minyak dengan harapan membuat produsen minyak serpih (shale oil) keluar dari bisnis. Namun, upaya itu gagal total.

Baca Juga: Marah besar, Arab Saudi ancam akan membanjiri pasar minyak jika...

Saudi Arabia merasa keberatan dengan harga minyak yang rendah dan anggota kartel yang tidak mematuhi pemotongan produksi kolektif yang mereka sepakati pada musim panas lalu. Akibatnya, Saudi mempertimbangkan langkah-langkah radikal, termasuk pakta baru seperti memperdalam pengurangan produksi meskipun Arab Saudi mengabaikan batas produksi yang dipaksakan sendiri kepada masing-masing negara anggota OPEC.

Catatan saja, data CNBC menunjukkan, harga minyak mentah Brent diperdagangkan pada level US$ 63,53 pada Kamis sore waktu New York, atau naik 0,8%. Sementara harga minyak West Texas Intermediate (WTI) AS berada di level US$ 58,76, atau sekitar 0,5% lebih tinggi.

Baca Juga: OPEC pangkas produksi, nilai impor minyak Indonesia bisa meningkat

Harga minyak telah mengalami reli dalam sesi perdagangan baru-baru ini, didorong oleh meningkatnya spekulasi tentang potensi pengurangan produksi yang lebih dalam.

Kendati demikian, harga minyak mentah berjangka Brent masih lebih rendah 15%  bila dibandingkan dengan puncaknya pada bulan April. Sementara, harga minyak WTI lebih rendah 12% dibandingkan periode yang sama.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×