kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.603.000   -7.000   -0,27%
  • USD/IDR 18.040   32,00   0,18%
  • IDX 6.283   48,43   0,78%
  • KOMPAS100 825   6,52   0,80%
  • LQ45 629   4,92   0,79%
  • ISSI 217   1,40   0,65%
  • IDX30 353   3,23   0,92%
  • IDXHIDIV20 434   3,14   0,73%
  • IDX80 94   0,70   0,75%
  • IDXV30 120   0,82   0,69%
  • IDXQ30 113   0,78   0,70%

Ditekan soal isu LGBT, Putin sindir bendera pelangi yang dikibarkan kedutaan Amerika


Minggu, 05 Juli 2020 / 07:22 WIB
ILUSTRASI. Presiden Rusia Vladimir Putin. Ditekan soal isu LGBT, Putin ejek bendera pelangi yang dikibarkan kedutaan AS. Sputnik/Alexei Druzhinin/Kremlin via REUTERS ATTENTION EDITORS - THIS IMAGE WAS PROVIDED BY A THIRD PARTY.


Sumber: AFP | Editor: Tendi Mahadi

Rusia diketahui telah mendekriminalisasi homoseksual pada 1993 silam. Seorang politisi yang juga kepala kesatuan wanita Rusia memperingatkan Putin bahwa bendera LGBT yang dipasang di mana-mana, termasuk di Kedutaan AS di Moskow bertujuan mengedukasi anak-anak. 

"Ini tidak langsung tetapi semua itu agar anak-anak kita terbiasa dengan warna pada bendera yang digantung semua orang, bahkan di kedutaan," kata Yekaterina Lakhova. 

Baca Juga: China menegur Kanada karena mengkritik undang-undang keamanan Hong Kong

Duta Besar AS untuk Rusia, John Sullivan dalam sebuah video di Twitter pada 25 Juni mengatakan, "kedutaan kami menampilkan bendera pelangi sebagai solidaritas," dan berharap Rusia "bahagia dalam Pride month." 

Pada 27 Juni, Sullivan dan duta besar dari empat negara lain, termasuk Inggris, merilis pernyataan yang mendesak Kremlin untuk melaksanakan kewajibannya untuk melindungi hak-hak orang LGBT. 




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×