kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.821   -7,00   -0,04%
  • IDX 8.133   100,88   1,26%
  • KOMPAS100 1.146   14,31   1,26%
  • LQ45 828   7,29   0,89%
  • ISSI 288   4,65   1,64%
  • IDX30 431   4,00   0,94%
  • IDXHIDIV20 517   4,31   0,84%
  • IDX80 128   1,49   1,17%
  • IDXV30 141   1,36   0,97%
  • IDXQ30 140   1,18   0,85%

Dua Instruktur Pilot Tewas dalam Kecelakaan Pesawat Latih di Bulgaria


Jumat, 13 September 2024 / 21:17 WIB
Dua Instruktur Pilot Tewas dalam Kecelakaan Pesawat Latih di Bulgaria
ILUSTRASI. Penerbang TNI AU terbang dengan pesawat latih KT-01 Wong Bee saat Latihan Navigasi Jarak Jauh (NJJ) di Lanud I Gusti Ngurah Rai, Badung, Bali, Kamis (2/12/2021). Dua instruktur pilot tewas setelah pesawat latih jatuh saat melakukan penerbangan latihan di Bulgaria, Jumat (12/9).


Sumber: Reuters | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  SOFIA. Dua instruktur pilot tewas setelah pesawat latih jatuh saat melakukan penerbangan latihan di Bulgaria, Jumat (12/9). Kecelakaan ini terjadi sehari sebelum acara pertunjukan udara militer yang dijadwalkan berlangsung.

Penjabat Perdana Menteri Bulgaria, Dimitar Glavchev, langsung mendatangi lokasi kejadian di Pangkalan Udara Graf Ignatievo, Bulgaria tengah. 

Menurut Menteri Pertahanan Atanas Zapryanov, kecelakaan tersebut terjadi pada pukul 12.30 waktu setempat (09.30 GMT), mengakibatkan dua instruktur pilot kehilangan nyawa.

Baca Juga: Inilah Negara Uni Eropa Terbaru yang Mengakui Palestina Merdeka

Pesawat yang jatuh adalah L-39ZA, jenis pesawat latih canggih, sebagaimana dikonfirmasi oleh Kementerian Pertahanan dalam pernyataan resminya. 

Kementerian juga memutuskan untuk membatalkan pertunjukan udara internasional yang seharusnya digelar pada hari Sabtu, dalam rangka memperingati 20 tahun keanggotaan Bulgaria di NATO. 

Penyelidikan atas kecelakaan tersebut kini sedang berlangsung.

Baca Juga: Ukraina Bakal Gunakan Rute Baru Laut Hitam untuk Pengiriman Biji-bijian

Pada hari yang sama sebelum kecelakaan, Presiden Bulgaria, Rumen Radev, yang juga mantan komandan Angkatan Udara Bulgaria, sempat menjadi co-pilot pesawat F-16 di pangkalan udara yang sama.




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×