kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.668.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.822   -47,00   -0,26%
  • IDX 6.177   4,80   0,08%
  • KOMPAS100 808   -9,54   -1,17%
  • LQ45 609   -7,52   -1,22%
  • ISSI 213   1,66   0,79%
  • IDX30 345   -4,23   -1,21%
  • IDXHIDIV20 421   -5,17   -1,21%
  • IDX80 92   -1,32   -1,42%
  • IDXV30 113   -1,72   -1,50%
  • IDXQ30 110   -1,54   -1,38%

Duh, gara-gara kelelahan, 3.000 staf medis di China terjangkit virus corona


Senin, 24 Februari 2020 / 23:18 WIB
ILUSTRASI. Perawat berjalan di dalam ruang karantina untuk pasien virus corona di Gedung A2 yang belum digunakan di Shanghai Public Clinical Center, Shanghai, China, 17 Februari 2020.


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - BEIJING. Lebih dari 3.000 staf medis di China terjangkit virus corona baru. Penyebabnya, kemungkinan akibat alat pelindung seperti masker yang kurang dan kelelahan petugas medis.

Melansir Channelnewsasia.com, Direktur Jenderal Reformasi Kesehatan Komisi Kesehatan Nasional China Liang Wannian, Senin (24/2), mengungkapkan hal itu dalam konferensi pers bersama dengan Kepala Delegasi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Bruce Aylward.

Infeksi Covid-19 sebagian besar terjadi di Provinsi Hubei, pusat wabah virus corona baru yang sudah menewaskan hampir 2.700 hingga saat ini di Tiongkok dan menjangkiti lebih 79.000 lainnya.

Baca Juga: Corona menggila di Korea, saham YG, SM, dan JYP Entertainment kompak rontok

Puluhan ribu pekerja medis telah berjuang untuk menahan penyebaran virus corona, yang diyakini pertama kali muncul di pasar makanan laut di Wuhan, Ibu Kota Provinsi Hubei, pada Desember 2019 lalu.

Sebelumnya, Presiden China Xi Jinping menyerukan perlindungan yang lebih besar atas staf medis, setelah kematian dokter terkemuka memicu kemarahan nasional pada penanganan pemerintah terhadap wabah Convid-19.




TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight promo optimal Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×