kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   3.000   0,11%
  • USD/IDR 17.911   11,00   0,06%
  • IDX 6.334   -5,54   -0,09%
  • KOMPAS100 835   -3,80   -0,45%
  • LQ45 633   -4,09   -0,64%
  • ISSI 218   -0,18   -0,08%
  • IDX30 356   -2,06   -0,58%
  • IDXHIDIV20 441   -2,49   -0,56%
  • IDX80 95   -0,52   -0,54%
  • IDXV30 119   0,04   0,03%
  • IDXQ30 114   -0,74   -0,65%

Duh, harga minyak mentah melonjak lebih dari 15% pasca serangan ke fasilitas Aramco


Senin, 16 September 2019 / 06:20 WIB
ILUSTRASI. Saudi Aramco


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

"Lonjakan harga adalah reaksi spontan alami. Dan, ke depan harga bergantung pada kemampuan untuk mempertahankan produksi pada tingkat yang tinggi yang tergantung pada durasi pemadaman, kemampuan untuk memenuhi komitmen ekspor melalui penarikan stok domestik, elastisitas permintaan dengan harga yang lebih tinggi, serta pemerintah dan kebijakan agensi,” kata Michael Tran, Direktur Pelaksana Strategi Energi RBC Capital Markets di New York.

“Bahkan, jika pemadaman berlangsung dengan cepat, ancaman mengesampingkan hampir 6% dari produksi minyak global tidak lagi hipotetis, angsa hitam, atau ekor gemuk. Selamat datang kembali risiko premium," imbuh Tran.

Baca Juga: Dituduh berada di balik serangan fasilitas Aramco, Iran siap berperang dengan AS

Menurut seorang pejabat senior AS, serangan terhadap pabrik-pabrik di jantung industri minyak Arab Saudi, termasuk fasilitas pemrosesan minyak bumi terbesar di dunia, datang dari arah Iran, dan rudal jelajah mungkin telah digunakan.

kata konsultan Energy Aspects dalam sebuah catatan. Aramco kemungkinan akan membeli dalam jumlah besar bensin, solar, dan bahan bakar minyak lainnya sambil memotong ekspor liquefied petroleum gas (LPG).




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×