CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ451.012,04   -6,29   -0.62%
  • EMAS990.000 0,00%
  • RD.SAHAM -0.27%
  • RD.CAMPURAN 0.00%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.09%

Duterte Mengecam Rencana Jaksa ICC yang Membuka Kembali Penyelidikan Perang Narkoba


Sabtu, 25 Juni 2022 / 17:54 WIB
Duterte Mengecam Rencana Jaksa ICC yang Membuka Kembali Penyelidikan Perang Narkoba
ILUSTRASI. Bendera Filipina. REUTERS/Romeo Ranoco


Sumber: Channelnewsasia.com | Editor: Handoyo .

KONTAN.CO.ID - MANILA. Kantor Presiden Filipina Rodrigo Duterte mengatakan pada Sabtu (25 Juni) bahwa pihaknya "jengkel" dengan Jaksa Pengadilan Kriminal Internasional (ICC) Karim Khan dan rencananya untuk melanjutkan penyelidikan pembunuhan selama tindakan keras pemerintah terhadap narkoba.

Khan mengatakan pada hari Jumat bahwa penundaan penyelidikan ICC yang dicari oleh Manila tidak dibenarkan dan penyelidikan harus dimulai kembali secepat mungkin.

Juru bicara kepresidenan Martin Andanar mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa pemerintahan Duterte telah melakukan "penyelidikan atas semua kematian yang timbul dari operasi penegakan hukum obat-obatan terlarang" dan ICC harus membiarkan upaya pemerintah berjalan sesuai rencana.

Baca Juga: 2 Kapal Penjaga Pantai China Berlayar di Perairan Teritorial Jepang Lebih dari 64 Jam

September lalu, hakim ICC menyetujui penyelidikan terhadap kampanye yang menewaskan ribuan tersangka pengedar narkoba. Aktivis mengatakan banyak yang telah dieksekusi oleh lembaga penegak hukum dengan dukungan diam-diam dari presiden. ICC menangguhkan penyelidikan pada November atas permintaan Manila.

Pemerintah, yang penghitungan kematian perang narkobanya berlangsung hingga Mei 2022, secara resmi mengakui 6.252 kematian.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×