kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.668.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.858   36,00   0,20%
  • IDX 6.117   -60,45   -0,98%
  • KOMPAS100 795   -13,93   -1,72%
  • LQ45 599   -10,20   -1,67%
  • ISSI 213   0,20   0,09%
  • IDX30 339   -6,02   -1,75%
  • IDXHIDIV20 415   -6,04   -1,43%
  • IDX80 90   -1,62   -1,76%
  • IDXV30 112   -1,00   -0,89%
  • IDXQ30 108   -1,93   -1,75%

Efek Penangkapan Maduro: Harga Obligasi Venezuela Melonjak 20%


Senin, 05 Januari 2026 / 16:35 WIB
Efek Penangkapan Maduro: Harga Obligasi Venezuela Melonjak 20%
ILUSTRASI. Bendera Venezuela (REUTERS/Carlos Jasso)


Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - Harga obligasi pemerintah Venezuela yang telah lama gagal bayar melonjak tajam pada Senin (5/1/2026), menyusul penangkapan Presiden Nicolas Maduro oleh Amerika Serikat (AS).

Penahanan Maduro dan pemindahannya ke AS pada Sabtu lalu, setelah operasi militer di Caracas, memicu ekspektasi pasar terhadap kemungkinan restrukturisasi utang negara yang sangat besar dan kompleks, salah satu yang terbesar dalam sejarah.

Baca Juga: Taiwan Tambah Dakwaan dalam Kasus Dugaan Pencurian Rahasia Dagang TSMC

Obligasi yang diterbitkan pemerintah Venezuela dan perusahaan minyak negara Petroleos de Venezuela SA (PDVSA) melonjak hingga 8 sen dolar AS, atau sekitar 20%, dalam perdagangan awal di Eropa. Sejumlah analis memperkirakan reli harga masih akan berlanjut.

“Obligasi Venezuela dan PDVSA telah hampir dua kali lipat sepanjang 2025, namun masih berpotensi menguat signifikan, hingga sekitar 10 poin, pada awal sesi perdagangan hari Senin,” tulis analis JPMorgan dalam catatan kepada klien.

Obligasi negara Venezuela, yang masuk status gagal bayar sejak 2017, tercatat sebagai obligasi berkinerja terbaik di dunia sepanjang tahun lalu.

Kenaikan tersebut seiring meningkatnya tekanan militer AS di bawah Presiden Donald Trump terhadap pemerintahan Maduro.

Pergerakan pada Senin mendorong harga obligasi Venezuela jatuh tempo 2031 mendekati 40 sen per dolar AS, berdasarkan data Tradeweb.

Baca Juga: Bursa Saham Kawasan Teluk Melemah Senin (5/1), Seiring Tekanan Harga Minyak

Sementara itu, sebagian besar obligasi Venezuela lainnya diperdagangkan di kisaran 35–38 sen per dolar, dan obligasi PDVSA melonjak lebih dari 6 sen ke level hampir 30 sen per dolar.

Saat ini, pemerintah Venezuela dan PDVSA tercatat gagal bayar atas obligasi dengan nilai nominal sekitar US$ 60 miliar.

Namun, total utang luar negeri Venezuela termasuk kewajiban PDVSA lainnya, pinjaman bilateral, serta putusan arbitrase diperkirakan mencapai US$ 150 miliar hingga US$ 170 miliar, tergantung pada perhitungan bunga akrual dan putusan pengadilan, menurut analis.


Tag


TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value How to Manage Your Gen Z Salespeople?

[X]
×