kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Ekonomi AS membaik ditandai dengan penurunan angka pengangguran


Jumat, 06 Agustus 2021 / 11:03 WIB
ILUSTRASI. Orang-orang terlihat di Wall St. di luar New York Stock Exchange (NYSE) di New York City, AS, 19 Maret 2021.


Sumber: AP | Editor: Prihastomo Wahyu Widodo

Pandemi Covid-19 di AS jelas belum berakhir, dan diperburuk oleh kehadiran varian Delta yang lebih ganas, terutama di kalangan orang yang belum menerima vaksin.

AS kini melaporkan rata-rata lebih dari 70.000 kasus baru per hari, naik dari kurang dari 12.000 per hari pada akhir Juni.

Sampai awal pekan ini, sekitar 70% orang dewasa di AS telah menerima setidaknya dosis pertama vaksin Covid-19. Jumlah itu sesuai dengan target Presiden AS Joe Biden meski agar terlambat.

Biden telah menetapkan tujuan vaksinasi 70% pada 4 Juli. Angka itu adalah perkiraan awal pemerintah untuk apa yang diperlukan untuk mencapai herd immunity di AS.

Tetapi itu dianggap belum cukup mengingat varian Delta kini sangat menular dan sangat berpotensi untuk menyerang kembali orang yang sempat terjangkit.

Selanjutnya: Varian Delta menyebar, kasus global Covid-19 melampaui 200 juta




TERBARU

[X]
×