kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   15.000   0,55%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

Ekonomi Malaysia Tumbuh 4,5% pada Kuartal II-2025, Ditopang Konsumsi Domestik


Jumat, 18 Juli 2025 / 11:12 WIB
ILUSTRASI. Ekonomi Malaysia tumbuh sebesar 4,5% secara tahunan (year-on-year/YoY) pada kuartal II-2025, menurut estimasi awal resmi yang dirilis Jumat (18/7). REUTERS/Thomas White/Illustration/File Photo


Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - KUALA LUMPUR. Ekonomi Malaysia tumbuh sebesar 4,5% secara tahunan (year-on-year/YoY) pada kuartal II-2025, menurut estimasi awal resmi yang dirilis Jumat (18/7).

Angka ini menunjukkan pertumbuhan yang stabil dibandingkan kuartal sebelumnya, didorong oleh konsumsi domestik yang kuat dan pertumbuhan sektor manufaktur yang stabil, meski ekspor melambat.

Pada kuartal I-2025, pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) tercatat 4,4% YoY, lebih rendah dari akhir 2024 karena penurunan produksi minyak dan gas meskipun konsumsi rumah tangga tetap solid dan investasi terus berkembang.

“Permintaan konsumen yang tetap kuat berhasil menopang pertumbuhan di tengah tekanan eksternal,” ujar Kepala Statistik Mohd Uzir Mahidin dalam pernyataan resminya.

Ia menambahkan bahwa ketidakpastian global, termasuk kebijakan tarif Presiden AS Donald Trump, masih membayangi perekonomian.

Sektor jasa menjadi pendorong utama pertumbuhan kuartal ini dengan ekspansi 5,3% yoy, disusul sektor manufaktur yang tumbuh 3,8%.

Namun demikian, aktivitas perdagangan mulai menunjukkan pelemahan. Ekspor pada Juni turun 3,5% YoY, menandai penurunan dua bulan berturut-turut setelah sebelumnya melemah 1,1% pada Mei.

Malaysia mencatat pertumbuhan ekonomi 5,1% sepanjang 2024, didukung oleh permintaan domestik, investasi yang mencapai rekor, dan ekspor yang kuat.

Namun, Perdana Menteri Anwar Ibrahim menyatakan pada Mei lalu bahwa target pertumbuhan 2025 sebesar 4,5%–5,5% kemungkinan besar tidak tercapai akibat dampak tarif tinggi dari AS.

Bank sentral Malaysia juga memangkas suku bunga untuk pertama kalinya dalam lima tahun pada awal Juli, dan memperkirakan perlu menurunkan proyeksi pertumbuhan akibat tekanan terhadap sektor ekspor dan ketegangan geopolitik.

Malaysia menghadapi tarif sebesar 25% atas ekspornya ke Amerika Serikat, kecuali jika dapat mencapai kesepakatan dagang sebelum tenggat 1 Agustus.

Data final PDB kuartal II-2025 dijadwalkan rilis pada 15 Agustus mendatang.


Tag


TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×