Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto
KONTAN.CO.ID - Ekspor magnet tanah jarang dari China tercatat menurun secara tahunan pada Maret 2026, meski mengalami peningkatan dibanding bulan sebelumnya.
Melansir laporan Reuters Senin (20/4/2026), Data dari General Administration of Customs China menunjukkan, pengiriman magnet tanah jarang China turun 1,6% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Baca Juga: Harga Minyak Dunia Melonjak Senin (20/4) Pagi, Gencatan Senjata Timur Tengah Terancam
Namun secara bulanan, ekspor justru naik 10,5% dibandingkan Februari 2026.
Total volume ekspor magnet tanah jarang komponen penting dalam industri teknologi tinggi seperti kendaraan listrik dan perangkat elektronik mencapai 5.238 metrik ton pada Maret.
China sendiri merupakan produsen terbesar magnet tanah jarang di dunia, sehingga pergerakan ekspornya menjadi salah satu indikator penting bagi rantai pasok global, khususnya di sektor energi bersih dan manufaktur berteknologi tinggi.













