kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.540.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 18.097   17,00   0,09%
  • IDX 5.439   51,35   0,95%
  • KOMPAS100 703   6,01   0,86%
  • LQ45 547   2,49   0,46%
  • ISSI 186   3,05   1,66%
  • IDX30 306   1,13   0,37%
  • IDXHIDIV20 403   3,67   0,92%
  • IDX80 81   0,56   0,70%
  • IDXV30 112   1,52   1,37%
  • IDXQ30 102   0,58   0,58%

Era telegram di India sudah berakhir


Senin, 15 Juli 2013 / 22:42 WIB
ILUSTRASI. KJMU 2022 Tahap I telah dibuka.


Reporter: Sandy Baskoro | Editor: Sandy Baskoro

NEW DELHI. Era telegram di India berakhir. Pesan yang terkirim lewat telegram pada Minggu (14/7) malam, mengakhiri bisnis yang telah melayani jutaan warga India untuk berkomunikasi cepat selama lebih dari 160 tahun itu.

Ribuan warga India berbondong-bondong mendatangi 75 kantor telegraf di negara itu. Tujuannya: mengirim telegram terakhir kepada teman dan kerabat sebagai kenang-kenangan. Operator telegram India, Bharat Sanchar Nigam Ltd, membatalkan libur para staf untuk mengantisipasi antrean panjang.

Bharat Sanchar terpaksa mengakhiri layanan telegram karena kalah bersaing dengan email, telepon fixed line dan ponsel, dikutip Associated Press, Senin (15/7).

Di hari terakhir, beberapa warga mengirim telegram kepada Kapil Sibal, Menteri Telekomunikasi India, agar tetap melanjutkan layanan itu. "Kerugian perusahaan menggunung dan tak bisa mempertahankan bisnis ini," kata Shameem Akhtar, General Manager Bharat Sanchar Nigam.




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×