kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.632.000   22.000   0,84%
  • USD/IDR 17.880   -62,00   -0,35%
  • IDX 6.340   108,24   1,74%
  • KOMPAS100 839   16,49   2,00%
  • LQ45 637   8,89   1,42%
  • ISSI 218   3,63   1,69%
  • IDX30 358   3,90   1,10%
  • IDXHIDIV20 444   3,51   0,80%
  • IDX80 96   1,59   1,69%
  • IDXV30 119   0,82   0,69%
  • IDXQ30 115   1,03   0,91%

FBI Yakin Covid-19 Asal-Usul Covid-19 Berasal dari kebocoran laboratorium China


Kamis, 02 Maret 2023 / 05:01 WIB
ILUSTRASI. FBI meyakini Covid-19 kemungkinan besar berasal dari laboratorium yang dikendalikan pemerintah China. REUTERS/Pavel Mikheyev


Reporter: Barratut Taqiyyah Rafie | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - Sampai saat ini, asal-usul Covid-19 masih hangat dibicarakan dunia. Menurut Direktur FBI Christopher Wray, pihaknya meyakini Covid-19 kemungkinan besar berasal dari laboratorium yang dikendalikan pemerintah China.

"FBI sudah cukup lama menilai bahwa asal-usul pandemi kemungkinan besar merupakan potensi insiden laboratorium," katanya kepada Fox News.

Melansir BBC, ini adalah konfirmasi publik pertama dari penilaian rahasia FBI tentang bagaimana virus pandemi muncul.

Banyak ilmuwan menunjukkan tidak ada bukti bahwa itu bocor dari laboratorium.

Dan lembaga pemerintah AS lainnya telah menarik kesimpulan yang berbeda dengan FBI.

Beberapa dari mereka mengatakan - tetapi dengan tingkat kepastian yang rendah - bahwa virus tersebut tidak bermula di laboratorium melainkan berpindah dari hewan ke manusia.

Gedung Putih mengatakan tidak ada konsensus di seluruh pemerintah AS tentang asal-usulnya.

Investigasi gabungan China-Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada tahun 2021 menyebut teori kebocoran laboratorium "sangat tidak mungkin".

Baca Juga: Pandemi Covid-19 Mereda, Makau Longgarkan Penggunaan Masker

Namun, penyelidikan WHO itu sangat dikritik dan sejak itu direktur jenderalnya menyerukan penyelidikan baru, dengan mengatakan: "Semua hipotesis tetap terbuka dan memerlukan studi lebih lanjut."

Pernyataan Wray dirilis sehari setelah duta besar AS untuk China menyerukan negara itu untuk "lebih jujur" tentang asal-usul Covid.

Dalam wawancaranya pada hari Selasa, Wray mengatakan China telah melakukan yang terbaik untuk mencoba menggagalkan dan mengaburkan upaya untuk mengidentifikasi sumber pandemi global.

Dia mengatakan rincian penyelidikan badan itu dirahasiakan tetapi FBI memiliki tim ahli yang berfokus pada bahaya ancaman biologis.

Baca Juga: WHO: Tahun Depan, Covid-19 Tidak Lagi Berstatus Darurat Kesehatan Global




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×