kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.650.000   17.000   0,65%
  • USD/IDR 18.087   -43,00   -0,24%
  • IDX 5.924   11,92   0,20%
  • KOMPAS100 771   1,79   0,23%
  • LQ45 589   1,88   0,32%
  • ISSI 204   0,51   0,25%
  • IDX30 334   0,92   0,28%
  • IDXHIDIV20 413   1,96   0,48%
  • IDX80 88   0,34   0,39%
  • IDXV30 112   1,14   1,02%
  • IDXQ30 107   0,13   0,12%

Filipina dan Australia Laporkan Wabah Flu Burung


Jumat, 10 Juli 2026 / 15:52 WIB
Filipina dan Australia Laporkan Wabah Flu Burung
ILUSTRASI. Flu Burung (REUTERS/Dado Ruvic)


Sumber: Reuters | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - MANILA. Filipina melaporkan wabah flu burung H5N1 yang sangat patogen di antara unggas peliharaan di provinsi Oriental Mindoro.

Demikian diungkapkan Organisasi Kesehatan Hewan Dunia (WOAH) pada Jumat (10/7/2026), seperti dikutip Reuters.

Penyebaran influenza unggas, yang biasa disebut flu burung, telah menimbulkan kekhawatiran di kalangan pemerintah dan industri unggas setelah penyakit ini menghancurkan kawanan unggas di seluruh dunia dalam beberapa tahun terakhir.

Baca Juga: Topan Bavi Ancam Jepang, Taiwan Siaga Tinggi dan Ratusan Penerbangan Dibatalkan

Penyebaran flu burung juga mengganggu pasokan, memicu kenaikan harga pangan, dan meningkatkan risiko penularan antar manusia.

Virus H5N1 terdeteksi pada kawanan 39 unggas di kota Capalan, sebut WOAH yang berbasis di Paris, mengutip laporan dari otoritas Filipina.

Semua unggas kemudian dimusnahkan sebagai tindakan pencegahan.

Kasus di Australia

Selain Filipina, Australia untuk pertama kalinya juga mengonfirmasi kasus flu burung H5N1 pada burung laut asli (seabird) di wilayahnya. Sebelumnya, seluruh temuan virus H5N1 di negara tersebut hanya terjadi pada burung laut migran. 

Menteri Pertanian Australia, Julie Collins, pada Jumat (10/7/2026) mengatakan bahwa temuan terbaru tersebut menandai perkembangan baru dalam penyebaran virus flu burung yang sangat patogenik di Australia. 

Negara bagian New South Wales menjadi wilayah ketiga di Australia yang mengonfirmasi kasus H5N1, setelah seekor burung laut migran yang ditemukan di dekat kawasan pesisir dinyatakan positif terinfeksi virus tersebut. Australia bulan lalu juga menjadi benua terakhir yang mencatat kasus H5N1 di daratan utama.

Baca Juga: Permintaan Lesu, Diskon Harga Emas di India Makin Dalam, China Terus Tambah Cadangan


Analisis Untukmu

Berita ini artinya apa buat kamu?

Video Terkait



TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Teori, Strategi & Taktik Penagihan Kredit/ Piutang Macet Secara Dini & Terintegrasi Serta Efisien & Efektif

[X]
×