kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.759.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 18.077   77,00   0,43%
  • IDX 5.840   -101,28   -1,70%
  • KOMPAS100 772   -13,86   -1,76%
  • LQ45 581   -8,07   -1,37%
  • ISSI 203   -2,64   -1,28%
  • IDX30 329   -5,24   -1,57%
  • IDXHIDIV20 407   -5,51   -1,34%
  • IDX80 87   -1,44   -1,63%
  • IDXV30 111   -2,14   -1,88%
  • IDXQ30 106   -1,74   -1,61%

Gadis kecil usia 7 tahun jadi korban tewas termuda oleh militer Myanmar


Kamis, 25 Maret 2021 / 06:26 WIB
ILUSTRASI. Militer Myanmar menembak mati seorang gadis kecil berusia tujuh tahun. REUTERS/Stringer


Sumber: BBC | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Dalam sebuah pernyataan, Save the Children mengatakan pihaknya mersa "ngeri" dengan kematian gadis itu, yang terjadi sehari setelah seorang bocah lelaki berusia 14 tahun dilaporkan ditembak mati di Mandalay.

"Kematian anak-anak ini sangat memprihatinkan mengingat mereka dilaporkan dibunuh saat berada di rumah, di mana mereka seharusnya aman dari bahaya. Fakta bahwa begitu banyak anak dibunuh hampir setiap hari sekarang menunjukkan pengabaian terhadap hidup manusia oleh pasukan keamanan," kata Save the Children seperti yang dilansir BBC.

Sementara itu pada hari Rabu, pihak berwenang membebaskan sekitar 600 tahanan yang ditahan di penjara Insein di Yangon (Rangoon), banyak dari mereka adalah mahasiswa.

Jurnalis Associated Press Thein Zaw termasuk di antara mereka yang dibebaskan. Dia dan jurnalis lainnya telah ditahan karena telah meliput aksi protes bulan lalu.

AAPP mengatakan setidaknya 2.000 orang telah ditangkap dalam tindakan keras sejauh ini.

Selanjutnya: PBB: 149 orang tewas dan ratusan hilang selama demo anti-kudeta Myanmar




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×