CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.632.000   22.000   0,84%
  • USD/IDR 17.880   -62,00   -0,35%
  • IDX 6.340   108,24   1,74%
  • KOMPAS100 839   16,49   2,00%
  • LQ45 637   8,89   1,42%
  • ISSI 218   3,63   1,69%
  • IDX30 358   3,90   1,10%
  • IDXHIDIV20 444   3,51   0,80%
  • IDX80 96   1,59   1,69%
  • IDXV30 119   0,82   0,69%
  • IDXQ30 115   1,03   0,91%

Gadis kecil usia 7 tahun jadi korban tewas termuda oleh militer Myanmar


Kamis, 25 Maret 2021 / 06:26 WIB
ILUSTRASI. Militer Myanmar menembak mati seorang gadis kecil berusia tujuh tahun. REUTERS/Stringer


Sumber: BBC | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Dalam sebuah pernyataan, Save the Children mengatakan pihaknya mersa "ngeri" dengan kematian gadis itu, yang terjadi sehari setelah seorang bocah lelaki berusia 14 tahun dilaporkan ditembak mati di Mandalay.

"Kematian anak-anak ini sangat memprihatinkan mengingat mereka dilaporkan dibunuh saat berada di rumah, di mana mereka seharusnya aman dari bahaya. Fakta bahwa begitu banyak anak dibunuh hampir setiap hari sekarang menunjukkan pengabaian terhadap hidup manusia oleh pasukan keamanan," kata Save the Children seperti yang dilansir BBC.

Sementara itu pada hari Rabu, pihak berwenang membebaskan sekitar 600 tahanan yang ditahan di penjara Insein di Yangon (Rangoon), banyak dari mereka adalah mahasiswa.

Jurnalis Associated Press Thein Zaw termasuk di antara mereka yang dibebaskan. Dia dan jurnalis lainnya telah ditahan karena telah meliput aksi protes bulan lalu.

AAPP mengatakan setidaknya 2.000 orang telah ditangkap dalam tindakan keras sejauh ini.

Selanjutnya: PBB: 149 orang tewas dan ratusan hilang selama demo anti-kudeta Myanmar




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×