Sumber: Reuters | Editor: Herlina Kartika Dewi
KONTAN.CO.ID - ISLAMABAD. Kementerian Luar Negeri Pakistan mengatakan, Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif akan menghadiri pertemuan pertama Dewan Perdamaian atau Board of Peace yang diinisiasi oleh Presiden AS Donald Trump minggu depan di Washington.
Di bawah rencana Gaza Trump, dewan tersebut dimaksudkan untuk mengawasi pemerintahan sementara Gaza. Trump kemudian mengatakan dewan tersebut, dengan dirinya sebagai ketua, akan diperluas untuk menangani konflik global.
Pertemuan pertama dijadwalkan pada 19 Februari.
"Saya dapat memastikan bahwa perdana menteri akan menghadiri pertemuan BoP mendatang," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri, Tahir Andrabi, dalam konferensi pers mingguan di Islamabad seperti dilansir dari Reuters Kamis (12/2/2026).
Baca Juga: Anggota DPR AS Tolak Manuver Partai Republik Tunda Pemungutan Suara Tarif Trump
Kementerian Luar Negeri Pakistan juga menambahkan, Menteri Luar Negeri Ishaq Dar juga akan mendampingi perdana menteri.
Beberapa negara bereaksi hati-hati terhadap undangan Trump untuk bergabung dengan dewan yang diluncurkan pada akhir Januari. Banyak ahli khawatir dewan tersebut dapat melemahkan Perserikatan Bangsa-Bangsa, meskipun AS telah mengatakan bahwa lebih dari 20 negara telah setuju untuk bergabung sejauh ini.
Islamabad sebelumnya mengatakan bahwa langkahnya untuk bergabung dengan dewan tersebut merupakan bagian dari upayanya untuk mendukung rencana Gaza di bawah kerangka Dewan Keamanan PBB.
Baca Juga: Polisi Norwegia Geledah Rumah Mantan PM Jagland dalam Penyelidikan Epstein
"Kami bergabung dengan BoP dengan itikad baik," kata Andrabi.
"Kami berada di dalamnya bukan secara terisolasi, bukan sebagai satu suara, tetapi sebagai suara kolektif dari delapan negara Islam-Arab."













