kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.049.000   4.000   0,13%
  • USD/IDR 16.943   24,00   0,14%
  • IDX 7.711   133,47   1,76%
  • KOMPAS100 1.077   18,47   1,75%
  • LQ45 788   15,37   1,99%
  • ISSI 273   5,07   1,89%
  • IDX30 419   8,93   2,18%
  • IDXHIDIV20 515   13,10   2,61%
  • IDX80 121   2,06   1,73%
  • IDXV30 139   2,88   2,11%
  • IDXQ30 135   3,02   2,28%

Gandeng Amerika, persenjataan India bisa makin mematikan


Senin, 26 Oktober 2020 / 21:54 WIB
Gandeng Amerika, persenjataan India bisa makin mematikan
ILUSTRASI. Pesawat tempur India. REUTERS/Danish Siddiqui


Sumber: Reuters | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - NEW DELHI. India dan Amerika Serikat akan menandatangani perjanjian militer tentang pembagian data satelit antara kedua negara.

Kerja sama ini terjalin dalam kunjungan Menteri Pertahanan AS Mark Esper ke India.

Perjanjian Pertukaran dan Kerja Sama Dasar tentang Kerja Sama Geospasial (BECA) akan memungkinkan untuk India memiliki akses data topografi, laut, dan penerbangan dengan akurasi yang lebih baik dari senjata seperti rudal dan drone.

Baca Juga: Unjuk kekuatan ke China, Jepang dan AS gelar latihan militer skala besar

Esper dan Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo mendarat di New Delhi untuk dialog soal keamanan pada hari Selasa waktu setempat.

Gelaran ini dipandang sebagai bagian dari upaya untuk melawan ketegasan China yang tumbuh di wilayah tersebut.

"Kedua menteri menyatakan kepuasannya bahwa kesepakatan BECA akan ditandatangani selama kunjungan tersebut," kata Kementerian Pertahanan India setelah pembicaraan Esper dengan Menteri Pertahanan India Rajnath Singh.

Selanjutnya: Tiap empat menit, satu warga Iran meninggal karena virus corona




TERBARU
Kontan Academy
AI untuk Digital Marketing: Tools, Workflow, dan Strategi di 2026 Mastering Strategic Management for Sustainability

[X]
×