kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.616.000   15.000   0,58%
  • USD/IDR 18.084   1,00   0,01%
  • IDX 6.149   57,51   0,94%
  • KOMPAS100 806   9,99   1,25%
  • LQ45 614   7,75   1,28%
  • ISSI 212   2,10   1,00%
  • IDX30 346   4,63   1,36%
  • IDXHIDIV20 426   3,50   0,83%
  • IDX80 92   1,18   1,30%
  • IDXV30 116   0,63   0,55%
  • IDXQ30 111   1,30   1,19%

Gara-gara Apple, Wall Street terkoreksi pada penutupan Senin (9/12)


Selasa, 10 Desember 2019 / 05:41 WIB
ILUSTRASI. Traders bekerja di lantai New York Stock Exchange (NYSE) di New York, AS, 27 November 2019.


Reporter: Yudho Winarto | Editor: S.S. Kurniawan

"Pasar dalam sedikit mode menunggu dan melihat," kata Chuck Carlson, Chief Executive Officer Horizon Investment Services di Hammond, Indiana.

"Semua mata masih tertuju pada apa yang akan terjadi dengan situasi tarif pada 15 Desember," kata Carlson. "Itu masih merupakan faktor jangka pendek terbesar yang mungkin akan mempengaruhi perdagangan".

Baca Juga: Kecerdasan buatan ancam pekerjaan finansial di Wall Street

Selain membaiknya sentimen investor atas perdagangan, suku bunga Federal Reserve memangkas awal tahun ini dan beberapa pengurangan atas keuntungan perusahaan telah membantu mendorong S&P 500 naik 25% sejauh ini pada 2019.

Pekan ini, investor juga akan fokus pada pertemuan kebijakan The Fed, pemilihan di Inggris Raya, dan kemungkinan kesepakatan terkait dengan pakta perdagangan Amerika Utara.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Legacy Data-Driven Forecasting: Prediksi Penjualan Lebih Akurat, Keputusan Bisnis Lebih Tepat

[X]
×