kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.902.000   75.000   2,65%
  • USD/IDR 17.000   -49,00   -0,29%
  • IDX 7.184   136,22   1,93%
  • KOMPAS100 993   21,00   2,16%
  • LQ45 727   10,98   1,53%
  • ISSI 257   5,98   2,38%
  • IDX30 393   4,71   1,21%
  • IDXHIDIV20 487   -0,17   -0,03%
  • IDX80 112   2,02   1,84%
  • IDXV30 135   -0,77   -0,57%
  • IDXQ30 128   1,38   1,08%

Gara-gara krisis corona, maskapai global derita kerugian Rp 1.173 triliun


Selasa, 09 Juni 2020 / 21:42 WIB
Gara-gara krisis corona, maskapai global derita kerugian Rp 1.173 triliun
ILUSTRASI. Sebuah pesawat lepas landas dari bandara saat lalu lintas udara terpengaruh penyebaran penyakit virus corona (COVID-19) di Frankfurt, Jerman, 16 Maret 2020. REUTER/Kai Pfaffenbach


Sumber: Channelnewsasia.com | Editor: S.S. Kurniawan

"Prospeknya paling sulit untuk dikatakan. Tapi, penerbangan adalah industri yang tangguh," sebut De Juniac. 

"Dengan pendekatan yang diselaraskan secara global dan diakui bersama untuk langkah-langkah memulai kembali, kami bisa membangun kembali kepercayaan diri para pelancong dan memulai pemulihan dalam penerbangan dan secara lebih luas," imbuhnya

Dia menambahkan, sektor penerbangan berharap, serangkaian langkah-langkah keamanan termasuk pengujian massal virus yang lebih efektif akan "memberi pemerintah kepercayaan diri untuk membuka kembali perbatasan tanpa langkah-langkah karantina".

Baca Juga: PHK maskapai tetap naik meski berbagai negara sudah kucurkan bantuan US$ 85 miliar

Tetapi, De Juniac memperingatkan tentang peningkatan beban utang maskapai, karena tanpa ada langkah-langkah bantuan pemerintah, dari US$ 120 miliar menjadi US$ 550 miliar, setara dengan sekitar 92% dari proyeksi total pendapatan 2021.

IATA memperingatkan pada April lalu, maskapai menghadapi "kiamat" tanpa bantuan negara dan meramalkan pendapatan akan merosot 55%  di tengah penurunan permintaan penumpang yang paling tajam sejak serangan 11 September 2001 di Amerika Serikat.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×