CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ451.007,80   -0,91   -0.09%
  • EMAS995.000 -0,10%
  • RD.SAHAM -0.30%
  • RD.CAMPURAN -0.02%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.01%

General Atlantic Rencanakan Investasi US$ 2 Miliar di India dan Asia Tenggara


Senin, 23 Mei 2022 / 15:12 WIB
General Atlantic Rencanakan Investasi US$ 2 Miliar di India dan Asia Tenggara
ILUSTRASI. General Atlantic rencanakan investasi senilai US$ 2 miliar di India dan Asia Tenggara.


Reporter: Adrianus Octaviano | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - DAVOS. Perusahaan ekuitas swasta global, General Atlantic, berencana menanamkan dana senilai US$ 2 miliar ke India dan Asia Tenggara selama dua tahun ke depan. Investasi dilakukan setelah valuasi perusahaan rintisan di kawasan tersebut jatuh sehingga General Atlantic tertarik masuk.

“General Atlantic sedang dalam pembicaraan investasi tahap awal dengan sekitar 15 perusahaan di sektor-sektor termasuk teknologi, jasa keuangan, ritel dan konsumen," kata Sandeep Naik, Kepala Bisnis General Atlantic di India dan Asia Tenggara seperti dikutip Reuters, Senin (23/5).

Memang, pasar startup terutama di India, sedang mengalami masa sulit saat ini. Setelah mengumpulkan rekor pendanaan US$ 35 miliar pada tahun 2021, para pendiri startup berjuang untuk menarik uang tunai, memicu kekhawatiran akan penilaian yang lebih rendah dan memaksa beberapa startup memangkas pekerjaan.

Baca Juga: Menko Airlangga Bertemu CEO Qualcomm Bahas Peluang Investasi Bidang Digital

Setelah menginvestasikan hanya US$ 190 juta di perusahaan rintisan India pada tahun 2021, Sandeep bilang, General Atlantic siap melonggarkan dompetnya. "Kami sangat optimistis di India dan Vietnam," tambah Sandeep.

Investasi General Atlantic di India termasuk pada perusahaan teknologi pendidikan seperti Byju's, yang menawarkan bimbingan belajar online di India di mana penggunaan internet dan smartphone sedang booming dan bernilai sekitar US$ 22 miliar.

General Atlantic juga telah berinvestasi di Reliance Retail, pengecer terbesar di India. Dan di Asia Tenggara, portofolionya mencakup pengecer makanan dan minuman Indonesia PT MAP Boga Adiperkasa dan platform hiburan sosial Kumu di Filipina.

Baca Juga: Kembangkan Ekosistem, Matchmove Beli E-Commerce Shopmatic Senilai US$ 200 Juta

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×