kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

Australia Pangkas Setengah Pajak Bahan Bakar, Redam Lonjakan Harga Akibat Perang Iran


Senin, 30 Maret 2026 / 09:38 WIB
Australia Pangkas Setengah Pajak Bahan Bakar, Redam Lonjakan Harga Akibat Perang Iran
ILUSTRASI. Perdana Menteri Australia Anthony Albanese (SETNEG/BPMI Setpres)


Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - Australia akan mengurangi separuh pajak atas bensin dan diesel selama tiga bulan untuk menurunkan biaya bahan bakar yang melonjak akibat perang AS-Israel terhadap Iran, kata Perdana Menteri Anthony Albanese pada Senin (30/3/2026).

Baca Juga: Harga BBM Melonjak! Vietnam Rombak Kilang Terbesar Demi Produksi BBM

Melansir Reuters, pengurangan pajak yang dikenal sebagai fuel excise ini akan menurunkan harga bahan bakar sebesar 26,3 sen Australia per liter, kata Albanese.

“Kami memahami tekanan biaya bagi masyarakat sangat nyata, seiring dampak perang di belahan dunia lain terasa di sini,” ujar Albanese dalam konferensi pers di Canberra.

Selain itu, pemerintah juga akan menangguhkan pungutan jalan untuk kendaraan berat selama tiga bulan.

Baca Juga: Kedelai dan Jagung Naik Dipicu Konflik Iran dan Kekeringan di AS

Langkah-langkah ini diperkirakan akan menghabiskan dana pemerintah sebesar A$2,55 miliar (sekitar US$1,75 miliar).


Tag


TERBARU

[X]
×