kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.498   -32,00   -0,18%
  • IDX 6.738   -120,76   -1,76%
  • KOMPAS100 896   -19,37   -2,12%
  • LQ45 659   -11,01   -1,64%
  • ISSI 244   -4,18   -1,69%
  • IDX30 372   -4,60   -1,22%
  • IDXHIDIV20 456   -5,82   -1,26%
  • IDX80 102   -1,83   -1,76%
  • IDXV30 130   -1,92   -1,46%
  • IDXQ30 119   -1,20   -0,99%

Australia Pangkas Setengah Pajak Bahan Bakar, Redam Lonjakan Harga Akibat Perang Iran


Senin, 30 Maret 2026 / 09:38 WIB
Australia Pangkas Setengah Pajak Bahan Bakar, Redam Lonjakan Harga Akibat Perang Iran
ILUSTRASI. Perdana Menteri Australia Anthony Albanese (SETNEG/BPMI Setpres)


Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - Australia akan mengurangi separuh pajak atas bensin dan diesel selama tiga bulan untuk menurunkan biaya bahan bakar yang melonjak akibat perang AS-Israel terhadap Iran, kata Perdana Menteri Anthony Albanese pada Senin (30/3/2026).

Baca Juga: Harga BBM Melonjak! Vietnam Rombak Kilang Terbesar Demi Produksi BBM

Melansir Reuters, pengurangan pajak yang dikenal sebagai fuel excise ini akan menurunkan harga bahan bakar sebesar 26,3 sen Australia per liter, kata Albanese.

“Kami memahami tekanan biaya bagi masyarakat sangat nyata, seiring dampak perang di belahan dunia lain terasa di sini,” ujar Albanese dalam konferensi pers di Canberra.

Selain itu, pemerintah juga akan menangguhkan pungutan jalan untuk kendaraan berat selama tiga bulan.

Baca Juga: Kedelai dan Jagung Naik Dipicu Konflik Iran dan Kekeringan di AS

Langkah-langkah ini diperkirakan akan menghabiskan dana pemerintah sebesar A$2,55 miliar (sekitar US$1,75 miliar).


Tag


TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×