CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 17.566   37,00   0,21%
  • IDX 6.589   -88,86   -1,33%
  • KOMPAS100 866   -10,49   -1,20%
  • LQ45 656   -8,27   -1,25%
  • ISSI 230   -3,63   -1,55%
  • IDX30 365   -4,62   -1,25%
  • IDXHIDIV20 452   -4,51   -0,99%
  • IDX80 99   -1,12   -1,12%
  • IDXV30 126   -0,86   -0,68%
  • IDXQ30 117   -1,27   -1,08%

Global Times: China ngotot AS tarik pemberlakukan tarif di kesepakatan fase satu


Senin, 02 Desember 2019 / 04:37 WIB
ILUSTRASI. Presiden AS Donald Trump berfoto bersama Presiden China Xi Jinping. REUTERS/Kevin Lamarque


Sumber: Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Pada Selasa, Presiden AS Donald Trump mengatakan Washington berada dalam "pergolakan akhir" dari sebuah kesepakatan yang bertujuan meredakan perang dagang dengan China. Hal ini diungkapkan selang beberapa hari setelah Presiden China Xi Jinping menyatakan keinginannya untuk mencapai perjanjian perdagangan. Negosiator perdagangan utama kedua negara juga berbicara lagi dan setuju untuk terus bekerja pada masalah yang tersisa.

Baca Juga: Ekonom: Hong Kong merupakan ancaman geopolitik terbesar atas market global

Akan tetapi, pakar perdagangan dan orang-orang yang dekat dengan Gedung Putih mengatakan kepada Reuters bulan lalu, bahwa penandatanganan perjanjian fase satu mungkin tidak akan terjadi sampai tahun yang baru karena China mendesak dilakukannya pengembalian tarif yang lebih luas. Kesepakatan fase satu ini awalnya diharapkan akan selesai pada akhir November.

Ketua Komite Keuangan Senat AS Chuck Grassley mengatakan kepada wartawan pada hari Selasa bahwa Beijing mengundang Perwakilan Dagang AS Robert Lighthizer dan Menteri Keuangan Steven Mnuchin untuk melakukan pembicaraan langsung di Beijing.

Grassley mengatakan Lighthizer dan Mnuchin bersedia pergi jika mereka melihat "peluang nyata untuk mendapatkan kesepakatan akhir."




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×