kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Google menutup proyek cloud dan tidak ada rencana untuk menawarkannya ke China


Kamis, 09 Juli 2020 / 12:16 WIB
ILUSTRASI. Google. REUTERS/Dado Ruvic


Reporter: Handoyo | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Google Alphabet Inc mengatakan pada hari Rabu bahwa mereka telah menutup proyek cloud-nya yang bernama "Isolated Region" dan menambahkan bahwa itu tidak mempertimbangkan opsi untuk menawarkan platform cloud-nya di China.

Sebelumnya pada hari itu, Bloomberg News melaporkan, mengutip dua karyawan, bahwa Google telah menangguhkan proyek di China dan negara-negara lain yang sensitif secara politis pada bulan Mei, sebagian karena meningkatnya ketegangan geopolitik dan pandemi.

Baca Juga: Bisnis Amazon.com bisa melaju kencang bila jadi membeli startup Zoox Inc

Namun, raksasa mesin pencari itu mengatakan bahwa penutupan proyek itu bukan karena salah satu dari kedua alasan itu dan belum menawarkan layanan platform cloud di Cina. "Daerah Terisolasi" hanyalah salah satu jalur yang dieksplorasi oleh perusahaan untuk mengatasi persyaratan yang terkait dengan adopsi teknologi cloud, kata seorang juru bicara perusahaan.

Proyek ini bertujuan untuk menyediakan layanan cloud kepada pelanggan dan badan pengawas di seluruh dunia.




TERBARU

[X]
×