kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.554.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 18.060   58,00   0,32%
  • IDX 5.328   49,47   0,94%
  • KOMPAS100 686   6,42   0,94%
  • LQ45 536   5,41   1,02%
  • ISSI 181   1,90   1,06%
  • IDX30 301   3,09   1,04%
  • IDXHIDIV20 393   4,01   1,03%
  • IDX80 79   0,89   1,14%
  • IDXV30 109   1,50   1,39%
  • IDXQ30 99   1,11   1,13%

Grab dan Singtel bakal dirikan bank digital, seperti apa?


Senin, 30 Desember 2019 / 09:28 WIB
ILUSTRASI. Logo Grab. REUTERS/Anshuman Daga


Sumber: South China Morning Post | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Beberapa kelompok lain telah menyatakan minatnya untuk bergabung dengan Singtel dan Grab dalam mengajukan izin, termasuk  Ant Financial milik pendiri miliarder Alibaba Jack Ma, pembuat gear gaming Razer dan Oversea-Chinese Banking Corporation.

Baca Juga: Gojek akuisisi 5% saham Blue Bird (BIRD)? Ini penjelasan manajemen Blue Bird

Upaya untuk membuka industri perbankan Singapura kepada perusahaan teknologi sebelumnya juga terjadi di Hong Kong, di mana Ant dan pesaing China termasuk Tencent Holdings memperoleh lisensi awal tahun ini.

Bagi Grab, bisnis perbankan digital melengkapi rangkaian layanan yang semakin berkembang yang dibangun di atas platform wahana yang berkembang secara regional. Keuntungannya dibandingkan perusahaan non-bank lainnya adalah bagian dari pembayaran online yang ada di bawah merek GrabPay dari pengguna berbagi perjalanan dan pedagang lokal.

Baca Juga: Terpopuler: Grab tidak bakar duit, Tiga miliarder pilih mobil murah

Grab tidak mengungkapkan jumlah penggunanya -di mana jumlah users untuk pengiriman makanan sangat banyak- tetapi mengatakan aplikasinya telah diunduh oleh lebih dari 166 juta perangkat seluler di Asia Tenggara.




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×