CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.600.000   -25.000   -0,95%
  • USD/IDR 17.627   61,00   0,35%
  • IDX 6.541   -47,96   -0,73%
  • KOMPAS100 858   -8,05   -0,93%
  • LQ45 650   -6,26   -0,95%
  • ISSI 227   -3,10   -1,35%
  • IDX30 361   -3,60   -0,99%
  • IDXHIDIV20 450   -2,93   -0,65%
  • IDX80 98   -0,98   -0,99%
  • IDXV30 125   -0,95   -0,75%
  • IDXQ30 116   -1,19   -1,02%

Harga Emas Rebound, Ditopang Penurunan Harga Minyak: Pasar Menanti Data Inflasi AS


Jumat, 11 September 2026 / 17:00 WIB
Harga Emas Rebound, Ditopang Penurunan Harga Minyak: Pasar Menanti Data Inflasi AS
ILUSTRASI. Harga emas spot menguat 0,7% menjadi US$ 4.346,44 per ons  troi, namun tetap menuju penurunan mingguan. (Dok/BRI-MI)


Sumber: Reuters | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - LONDON. Harga emas spot rebound pada hari ini seiring pelemahan harga minyak. Sementara, investor menantikan laporan data inflasi AS untuk mendapatkan petunjuk lebih lanjut mengenai arah kebijakan moneter Federal Reserve.

Jumat (11/9/2026) pukul 16.30 WIB, harga emas spot naik 0,7% menjadi US$ 4.346,44 per ons  troi, namun tetap menuju penurunan mingguan. Harga sempat turun hampir 2% pada hari Kamis (10/9/2026) setelah data indeks harga produsen (PPI) menunjukkan kenaikan harga yang sesuai dengan perkiraan pada bulan Agustus, di tengah pemulihan biaya produk energi.

Di sisi lain, harga emas berjangka untuk kontrak pengiriman Desember 2026 turun 0,4% menjadi US$ 4.388,4 per ons troi.

Baca Juga: Harga Minyak Diproyeksi Tembus US$100, Harga Solar AS Cetak Rekor

Logam mulia ini mendapat keuntungan dari "harga minyak yang lebih rendah karena adanya harapan bahwa pertemuan hari Senin antara para menteri GCC dan Iran dapat membuahkan hasil terkait lalu lintas minyak melalui Selat tersebut," kata Ole Hansen, kepala strategi komoditas di Saxo Bank.

"Selain itu, pembeli kembali muncul menjelang area support penting di kisaran US$ 4.300."

Harga minyak yang lebih tinggi memicu kekhawatiran inflasi dan memperkuat ekspektasi bahwa The Fed akan menaikkan suku bunga. Meskipun emas biasanya dipandang sebagai lindung nilai terhadap inflasi, suku bunga yang lebih tinggi mengurangi daya tarik logam mulia yang tidak memberikan imbal hasil (non-yielding).

Para menteri luar negeri negara-negara Teluk berencana bertemu dengan rekan sejawat mereka dari Iran sebagai bagian dari upaya Oman dan Iran untuk mendapatkan dukungan bagi kesepakatan sementara dalam mengatur pelayaran melalui Selat Hormuz, demikian dilaporkan Financial Times.

Harga minyak sempat turun, namun diperkirakan akan menutup minggu ini di atas level US $100 per barel. Menurut CME FedWatch Tool, para pelaku pasar kini memperhitungkan peluang sebesar 67% untuk kenaikan suku bunga pada pertemuan kebijakan bank sentral pekan depan, naik dari 62% sebelum data tersebut dirilis. Laporan inflasi harga konsumen AS dijadwalkan akan dirilis pada pukul 12.30 GMT.

Baca Juga: Kebangkrutan Perusahaan di Jerman Capai Level Tertinggi dalam 13 Tahun

Di tempat lain, permintaan emas di India cenderung lesu pekan ini karena harga yang fluktuatif membuat pembeli menahan diri, sementara permintaan investasi tetap kuat di Tiongkok, negara konsumen terbesar.

Di antara logam lainnya, harga perak spot naik 0,8% menjadi US$ 64,08 per ons troi, namun mencatat penurunan mingguan sebesar 3%.

Sedangkan harga platinum naik 1,3% menjadi US$ 1.800,25, dan harga paladium pun menguat 1,6% menjadi US$ 1.302,67 per ons troi. Kendati demikian, kedua logam tersebut tetap mencatatkan penurunan mingguan.


Tag


TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×