kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.574.000   -2.000   -0,08%
  • USD/IDR 17.913   -79,00   -0,44%
  • IDX 6.037   27,39   0,46%
  • KOMPAS100 777   3,53   0,46%
  • LQ45 595   3,08   0,52%
  • ISSI 210   1,46   0,70%
  • IDX30 331   2,54   0,77%
  • IDXHIDIV20 423   3,72   0,89%
  • IDX80 89   0,46   0,52%
  • IDXV30 115   0,93   0,82%
  • IDXQ30 108   0,61   0,57%

Hasil uji coba: Remdesivir perpendek waktu pemulihan pasien corona


Sabtu, 23 Mei 2020 / 08:45 WIB
ILUSTRASI. Seorang petugas lab memeriksa botol berisi obat virus corona (COVID-19) remdesivir di fasilitas Gilead Sciences di La Verne, California, Amerika Serikat, 11 Maret 2020.


Sumber: Reuters | Editor: S.S. Kurniawan

“Temuan kami menyoroti kebutuhan untuk mengidentifikasi kasus Covid-19 dan memulai pengobatan antivirus sebelum penyakit paru berlanjut untuk memerlukan ventilator,” tulis para peneliti NIH seperti dikutip Reuters.

Mereka mencatat, angka kematian yang tinggi walaupun menggunakan remdesivir kemungkinan obat antivirus akan lebih efektif dalam kombinasi dengan pengobatan lain untuk Covid-19, penyakit pernapasan yang disebabkan virus corona baru.

Gilead menyatakan, mereka mengharapkan hasil dari penelitiannya terhadap penggunaan remdesivir pada pasien Covid-19 bisa keluar  akhir bulan ini.

Baca Juga: Amerika Serikat mulai distribusikan remdesivir untuk mengobati pasien corona

“Kami menantikan dimulainya studi kombinasi remdesivir untuk memahami, apakah penambahan obat lain bisa meningkatkan hasil pasien,” kata Chief Medical Officer Gilead Merdad Parsey seperti dilansir Reuters.

Badan Obat dan Makanan AS (FDA) mengizinkan penggunaan darurat remdesivir pada 1 Mei, dan Gilead telah memasok obat itu ke rumahsakit sebagai bagian dari janji untuk menyumbangkan 1,5 juta botol atau cukup untuk setidaknya 140.000 pasien.




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×