kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.759.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 18.067   67,00   0,37%
  • IDX 5.734   -206,81   -3,48%
  • KOMPAS100 757   -28,35   -3,61%
  • LQ45 570   -18,92   -3,21%
  • ISSI 199   -6,89   -3,34%
  • IDX30 323   -10,54   -3,16%
  • IDXHIDIV20 402   -10,51   -2,55%
  • IDX80 86   -3,16   -3,56%
  • IDXV30 110   -3,44   -3,03%
  • IDXQ30 105   -3,15   -2,92%

Hassan Rouhani: Iran bakal melewati wabah virus corona dalam waktu singkat


Rabu, 04 Maret 2020 / 20:10 WIB
ILUSTRASI. Tim medis menyemprotkan disinfektan untuk membersihkan tempat di luar tempat suci Imam Reza di Mashhad, Iran, 27 Februari 2020.


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

Pekan lalu, Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo menyebutkan, Amerika Serikat telah menawarkan diri untuk membantu Iran mengatasi wabah virus corona di negara mereka.

"Mereka muncul dengan topeng simpati bahwa kami (AS) juga ingin membantu rakyat Iran," sebut Rouhani. "Jika Anda benar-benar mengatakan yang sebenarnya, maka cabut sanksi atas obat".

Baca Juga: Virus corona sudah menjangkiti 77 negara di luar China, ini daftarnya

Presiden AS Donald Trump menarik diri dari perjanjian nuklir multilateral dengan Iran pada 2018, dan menerapkan kembali sanksi yang telah memukul ekonomi Republik Islam.

Para pejabat AS mengatakan, sanksi itu tidak menargetkan embargo obat-obatan untuk Iran, suatu hal yang para pejabat Iran bantah dengan keras.

Beberapa pejabat Iran juga terinfeksi virus corona sejak wabah itu pertama kali Teheran umumkan dua minggu lalu, dan seorang pejabat senior meninggal pada Senin (2/3).

Video yang TV Pemerintah Iran tayangkan mengenai rapat kabinet hari ini menunjukkan Rouhani dan para menteri ada di ruangan yang lebih besar dibanding tempat biasa untuk pertemuan mingguan.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×