kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.512   12,00   0,07%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Ilmuwan berhasil menciptakan teknologi pendeteksi bencana alam


Minggu, 08 Desember 2019 / 10:00 WIB
ILUSTRASI. Alat pendeteksi bencana alam


Reporter: Tri Sulistiowati | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID - Para ilmuwan berhasil menciptakan teknologi baru pendeteksi bencana alam.

Tsunami dan gempa bumi adalah bencana alam yang mematikan. Untuk mencegah timbulnya korban, para ilmuwan mulai mengembangkan alat pendeteksi bencana alam.

Baca Juga: Hore! Antibiotik penguat tanaman ditemukan ilmuwan

Ahli Geografi University of South Florida berhasil mengembangkan dan menguji teknologi baru pendeteksi gempa bumi, tsunami, dan gunung meletus. Alat tersebut dapat menangkap pergerakan kecil dan perubahan yang terjadi di dalam dasar laut.

Selama masa uji coba, para peneliti memasang alat tersebut di Egmont Key, Teluk Meksiko. "Akhirnya, sistem alat tersebut cocok untuk mendeteksi perubahan kecil dari ketegangan kerak bumi," kata Dixon, Ilmuwan Kelautan University of South Florida.

Alat tersebut menggunakan kompas digital yang menunjukkan arah, informasi lontaran, dan goncangan yang mengartikan gempa bumi sebagai tanda terjadinya tsunami besar.

Asal tahu saja, National Science Foundation mendanai proyek pembuatan alat canggih tersebut. Hasil penemuan ini telah dipublikasikan di dalam Journal of Geophysical Research-Solid Earth.   

Baca Juga: Asyik! Ilmuwan berhasil ciptakan detektor norovirus yang murah

Sumber : National Science Foundation




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×