Sumber: Reuters | Editor: Anna Suci Perwitasari
KONTAN.CO.ID - SEOUL. Bursa saham Korea Selatan naik lebih dari 6% pada hari ini dan berhasil rebound dari aksi jual tajam pada sesi sebelumnya. Sentimen datang karena para pedagang bereaksi setelah Presiden AS Donald Trump mengisyaratkan perang AS-Israel dengan Iran mungkin akan segera berakhir.
Selasa (10/3/2026) pukul 09.15 WIB, indeks acuan KOSPI naik 342,72 poin atau 6,53% menjadi 5.594,59, setelah ditutup anjlok 5,96% pada Senin (9/3/2026).
Sebelumnya dalam sesi tersebut, pembatasan perdagangan sidecar diaktifkan pada indeks, setelah harga berjangka naik lebih dari 5%, menghentikan perdagangan program selama lima menit.
Sementara itu, Wall Street ditutup menguat pada hari Senin (9/3/2026), mencatat rebound di jam terakhir setelah Trump mengatakan perang tersebut "jauh lebih cepat" dari perkiraan awalnya selama empat hingga lima minggu.
Baca Juga: Taiwan Tingkatkan Impor Gas Alam AS Mulai Juni untuk Antisipasi Dampak Perang Iran
Dari dalam negeri, Korea Selatan akan mempertimbangkan penyusunan anggaran tambahan untuk meluncurkan langkah-langkah dukungan bagi masyarakat berpenghasilan rendah yang terpukul lebih parah oleh lonjakan harga minyak di tengah krisis Timur Tengah, kata Menteri Keuangan Koo Yun-cheol pada hari Selasa.
Koo menambahkan, otoritas valuta asing akan menanggapi volatilitas di pasar mata uang jika perlu, menambahkan bahwa bank sentral juga akan mengatasi ketidakstabilan di pasar obligasi.
Di antara saham-saham unggulan indeks, produsen chip Korea Selatan Samsung Electronics melonjak 10,26%, sementara SK Hynix melesat 13,28%. Sedangkan saham produsen baterai LG Energy Solution naik 2,23%.
Saham Hyundai Motor dan perusahaan otomotif saudaranya, Kia Corp, masing-masing naik 6,51% dan 5,61%. Dengan saham produsen baja POSCO Holdings menguat 3,72%, sementara perusahaan farmasi Samsung BioLogics naik 1,27%.
Dari total 926 saham yang diperdagangkan, 792 saham mengalami kenaikan, sementara 122 saham mengalami penurunan.
Investor asing merupakan pembeli bersih saham senilai 1,2 triliun won (US$ 814,83 juta).
Baca Juga: Maskapai Global Mulai Naikkan Tarif Tiket karena Lonjakan Harga Bahan Bakar
Won dikutip pada 1.472,5 per dolar di platform penyelesaian domestik, 0,08% lebih tinggi dari penutupan sebelumnya di 1.473,7.
Di pasar uang dan utang, kontrak berjangka Maret untuk obligasi pemerintah tiga tahun naik 0,39 poin menjadi 104,75.
Imbal hasil obligasi pemerintah Korea dengan tenor tiga tahun yang paling likuid turun 10,5 basis poin menjadi 3,304%, sementara imbal hasil obligasi acuan 10 tahun turun 8,7 basis poin menjadi 3,654%.













