kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.049.000   4.000   0,13%
  • USD/IDR 16.943   24,00   0,14%
  • IDX 7.711   133,47   1,76%
  • KOMPAS100 1.077   18,47   1,75%
  • LQ45 788   15,37   1,99%
  • ISSI 273   5,07   1,89%
  • IDX30 419   8,93   2,18%
  • IDXHIDIV20 515   13,10   2,61%
  • IDX80 121   2,06   1,73%
  • IDXV30 139   2,88   2,11%
  • IDXQ30 135   3,02   2,28%

Inflasi Grosir Jepang Melambat di Bulan Desember 2025, Ini Alasannya


Kamis, 15 Januari 2026 / 07:38 WIB
Inflasi Grosir Jepang Melambat di Bulan Desember 2025, Ini Alasannya
ILUSTRASI. Inflasi grosir Jepang melambat jadi 2,4% per Desember 2025. Penurunan biaya bahan bakar menjadi pemicu utama. Simak data BOJ di sini.


Sumber: Reuters | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - TOKYO. Inflasi grosir Jepang melambat secara tahunan per Desember 2025 karena penurunan biaya bahan bakar, sebuah tanda bahwa penurunan harga minyak mentah memberikan sedikit keringanan bagi perusahaan yang menghadapi kenaikan biaya tenaga kerja dan biaya bahan baku lainnya.

Berdasarkan data Bank of Japan (BOJ) pada Kamis (15/1/2026), indeks harga barang perusahaan (CGPI), yang mengukur harga yang dikenakan perusahaan satu sama lain untuk barang dan jasa mereka, naik 2,4% secara tahunan pada bulan Desember 2025. Hal tersebut sesuai dengan perkiraan pasar median.

Pertumbuhan melambat dari kenaikan tahunan 2,7% pada bulan November 2025.

Baca Juga: Trump Akui Ambisi Miliki Greenland Penting Secara Psikologis Baginya

Indeks yang mengukur harga impor berbasis yen tidak berubah dari level tahun sebelumnya pada bulan Desember setelah penurunan revisi 1,7% pada bulan November, data menunjukkan, menyoroti tekanan harga naik yang kembali muncul akibat yen yang lemah.

Data ini akan menjadi salah satu faktor yang akan dicermati BOJ dalam tinjauan triwulanan perkiraan pertumbuhan dan inflasi pada pertemuan kebijakan berikutnya pada 22-23 Januari.


Tag


TERBARU
Kontan Academy
AI untuk Digital Marketing: Tools, Workflow, dan Strategi di 2026 Mastering Strategic Management for Sustainability

[X]
×