kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.830   2,00   0,01%
  • IDX 8.132   99,86   1,24%
  • KOMPAS100 1.146   13,97   1,23%
  • LQ45 829   8,49   1,03%
  • ISSI 288   4,60   1,62%
  • IDX30 431   4,26   1,00%
  • IDXHIDIV20 519   5,74   1,12%
  • IDX80 128   1,62   1,28%
  • IDXV30 141   1,99   1,43%
  • IDXQ30 140   1,49   1,07%

Inggris akan menghapus 11 negara dari daftar merah perjalanan COVID-19 mulai Rabu


Selasa, 14 Desember 2021 / 21:59 WIB
Inggris akan menghapus 11 negara dari daftar merah perjalanan COVID-19 mulai Rabu
ILUSTRASI. Corona di Inggris. REUTERS/Tom Nicholson


Sumber: Channelnewsasia.com,Reuters | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - LONDON: Inggris akan menghapus 11 negara dari daftar merah perjalanan COVID-19 mulai Rabu (15/12) karena sekarang ada transmisi komunitas Omicron, kata Menteri Kesehatan Sajid Javid kepada parlemen.

Pemerintah Inggris menambahkan negara-negara Afrika selatan ke daftar merahnya pada akhir November, yang berarti bahwa masuk hanya diizinkan untuk warga negara atau penduduk Inggris yang kemudian harus dikarantina di sebuah hotel, dalam upaya untuk memperlambat penyebaran varian Omicron.

Sekarang setelah ada transmisi komunitas Omicron di Inggris dan Omicron telah menyebar begitu luas di seluruh dunia, daftar merah perjalanan sekarang kurang efektif dalam memperlambat serbuan Omicron dari luar negeri," kata Javid.

Baca Juga: Kasus Covid-19 di AS naik, perusahaan keuangan AS menunda rencana kembali ke kantor

Sementara kami akan mempertahankan langkah-langkah pengujian sementara kami untuk perjalanan internasional, kami akan menghapus semua 11 negara dari daftar merah perjalanan efektif mulai pukul 04.00 besok pagi. Inggris mewajibkan semua pelancong yang masuk untuk melakukan PCR atau tes aliran lateral cepat maksimum 48 jam sebelum keberangkatan.

Sekretaris Transportasi Grant Shapps mengatakan langkah-langkah pengujian ini akan ditinjau pada minggu pertama Januari. "Seperti biasa, kami tetap meninjau semua tindakan perjalanan kami dan kami dapat memberlakukan pembatasan baru jika diperlukan untuk melindungi kesehatan masyarakat," katanya di Twitter.

11 negara yang akan dihapus dari daftar adalah Angola, Botswana, Eswantini, Lesotho, Malawi, Mozambik, Namibia, Nigeria, Afrika Selatan, Zambia, dan Zimbabwe.




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×