kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.863.000   45.000   1,60%
  • USD/IDR 17.144   14,00   0,08%
  • IDX 7.676   175,76   2,34%
  • KOMPAS100 1.063   25,24   2,43%
  • LQ45 764   17,96   2,41%
  • ISSI 277   5,37   1,98%
  • IDX30 406   7,07   1,77%
  • IDXHIDIV20 492   5,61   1,15%
  • IDX80 119   2,81   2,42%
  • IDXV30 137   1,27   0,94%
  • IDXQ30 130   1,67   1,30%

Inggris Tegaskan Tidak Akan Terlibat Perang Iran, Fokus Dorong Pembukaan Selat Hormuz


Senin, 13 April 2026 / 15:12 WIB
Inggris Tegaskan Tidak Akan Terlibat Perang Iran, Fokus Dorong Pembukaan Selat Hormuz
ILUSTRASI. Perdana Menteri Inggris Keir Starmer tegaskan tidak akan terseret konflik Iran. Prioritas utama Inggris: Selat Hormuz tetap terbuka demi stabilitas pasokan energi dunia. (REUTERS/Stringer)


Sumber: Reuters | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Perdana Menteri Inggris Keir Starmer menegaskan bahwa Inggris tidak akan terseret ke dalam konflik dengan Iran, meskipun tekanan internasional meningkat. Ia juga menyatakan bahwa pemerintahnya tidak mendukung upaya pemblokiran Selat Hormuz, jalur vital perdagangan energi global.

Dalam wawancara dengan BBC Radio 5 Live pada Senin (13/4), Starmer menekankan bahwa prioritas utama Inggris adalah memastikan Selat Hormuz tetap terbuka sepenuhnya demi menjaga stabilitas pasokan energi dunia.

"Menurut pandangan saya, sangat penting bagi kita untuk membuka Selat tersebut dan membukanya sepenuhnya, dan di situlah kami telah memusatkan seluruh upaya kami dalam beberapa waktu terakhir dan akan terus melakukannya," ujar Starmer.

Baca Juga: Harga Minyak Tembus US$100, AS Siap Blokade Selat Hormuz

Pernyataan ini muncul di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah yang berpotensi mengganggu distribusi minyak dan gas global.

Selat Hormuz sendiri merupakan jalur strategis yang dilalui sekitar 20% pasokan minyak dunia, sehingga setiap gangguan di wilayah tersebut dapat memicu lonjakan harga energi.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×