kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.880.000   40.000   1,41%
  • USD/IDR 17.163   -11,00   -0,06%
  • IDX 7.559   -34,73   -0,46%
  • KOMPAS100 1.040   -10,36   -0,99%
  • LQ45 744   -12,17   -1,61%
  • ISSI 273   -1,59   -0,58%
  • IDX30 401   -0,83   -0,21%
  • IDXHIDIV20 487   -2,68   -0,55%
  • IDX80 116   -1,41   -1,20%
  • IDXV30 139   0,63   0,45%
  • IDXQ30 128   -0,94   -0,72%

IPO Jumbo di India Marak, Gaji Bankir Investasi India Meroket 30%


Selasa, 21 April 2026 / 19:01 WIB
IPO Jumbo di India Marak, Gaji Bankir Investasi India Meroket 30%
ILUSTRASI. Perusahaan keuangan India berburu bankir investasi (REUTERS/Francis Mascarenhas)


Sumber: Bloomberg | Editor: Harris Hadinata

KONTAN.CO.ID - NEW DELHI. Booming penawaran saham perdana alias initial public offering (IPO) di India menjadi berkah bagi investment banker. Berbagai perusahaan keuangan meningkatkan perekrutan dan menawarkan kenaikan gaji hingga 30% untuk para bankir investasi, seiring meningkatnya permintaan akan para pelaku transaksi berpengalaman.

Bloomberg memberitakan, menurut perusahaan head hunter level eksekutif Sheffield Haworth serta Native, perusahaan keuangan berupaya meningkatkan jumlah posisi bankir investasi sebesar 15%-20%. Sementara pertumbuhan tahun lalu mencapai 18%.

Dengan demikian, artinya ada sebanyak 300 bankir baru di seluruh industri keuangan tahun ini. Di antara pendatang baru, 360 One WAM Ltd., Emirates NBD Capital India, dan DBS Group Holdings Ltd. diketahui sedang membangun tim yang menangani pasar saham.

Baca Juga: Produsen Bir Terbesar Dunia Tersandung Dugaan Kartel Bir di India

“Permintaan untuk bankir pasar saham tetap kuat, dengan bank domestik dan global, serta firma butik, semuanya merekrut secara agresif di berbagai tingkatan,” kata Monica Agrawal, Chairperson dan Country Head Sheffield Haworth India.

Agrawal menyebut, persaingan sangat ketat karena semua segmen menargetkan talenta yang sama, yang jumlahnya terbatas. “Bankir yang berpindah perusahaan biasanya melihat peningkatan kompensasi di kisaran 20%–30%,” kata dia, dikutip Bloomberg, Selasa (21/4/2026).

Asal tahu saja, sebelum ini para bankir investasi harus rela remunerasi yang diterima berkurang, seiring tekanan pada pasar saham. Tapi, seiring banyaknya kesepakatan dan penawaran saham perdana, tingkat pembayaran remunerasi para bankir investasi di India juga pulih.

Baca Juga: Lonjakan Harga Minyak Dorong Permintaan Biofuel di Tengah Konflik Iran

Perusahaan yang sudah mapan juga meningkatkan perekrutan. Bank global merekrut talenta dengan gaji dan bonus yang lebih tinggi, sementara perusahaan domestik menawarkan peluang peningkatan kekayaan jangka panjang.

“Kami memperkirakan permintaan talenta yang kuat untuk para profesional perbankan investasi pada tahun 2026,” kata Ruchi Thakkar, Kepala Pasar Modal Native. Thakkar memperkirakan peningkatan 15% dalam pekerjaan bankir tahun ini.

Pasar IPO India mencetak rekor berturut-turut dalam dua tahun terakhir dan menghasilkan banyak sekali kesepakatan. Termasuk di antaranya IPO bernilai miliaran dolar seperti yang dilakukan oleh Jio Platforms Ltd, National Stock Exchange of India Ltd., dan Flipkart Internet Pvt.

Baca Juga: Dampak Konflik Jalur Selat Hormuz Terhenti, India Putar Haluan Impor Minyak.

India menjadi salah satu pasar IPO paling ramai di 2025. Nilai emisi mencapai sekitar 1,95 triliun rupee, atau sekitar Rp 357,11 triliun, melebihi rekor tahun sebelumnya.

Sekitar 145 IPO telah menerima persetujuan dari Securities and Exchange Board of India. Masih ada 73 rencana IPO yang sedang menunggu keputusan regulator.

Bank investasi memperoleh pendapatan rekor sebesar $417 juta dari biaya penjaminan IPO di India tahun lalu, menurut data LSEG, karena lonjakan pencatatan saham dan peningkatan kekuatan penetapan harga meningkatkan pendapatan.

Baca Juga: Korea Selatan Membidik Lonjakan Kerja Sama Ekonomi dengan India

Cuma, perlu dicatat juga, pasar saham India sekarang kembali tertekan. Penyebabnya ketegangan geopolitik Timur Tengah serta pertumbuhan pendapatan emiten yang lebih lambat. Beberapa perusahaan telah menunda rencana pencatatan saham mereka hingga paruh kedua tahun ini.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×