Reporter: Khomarul Hidayat | Editor: Khomarul Hidayat
Salehi mencatat, Iran merupakan satu-satunya negara berkembang yang memproduksi sistem propulsi nuklir. Ia memastikan Badan Energi Atom Internasional (IAEA) telah diberitahu tentang kemajuan Iran di bidang ini.
Propulsi nuklir menggunakan reaktor tenaga nuklir untuk menghasilkan listrik di kapal. Sistem seperti itu terkenal karena penggunaannya pada kapal selam nuklir strategis, yang memungkinkan kapal selam untuk tetap tenggelam selama berminggu-minggu untuk menghindari deteksi.
Baca Juga: Iran: Donald Trump lebih berbahaya daripada virus corona
Propulsi nuklir juga digunakan pada beberapa kapal permukaan besar seperti kapal induk atau pemecah es.
Presiden Iran Hassan Rouhani pada 2016 memerintahkan badan nuklir negara itu memulai rencana untuk memproduksi bahan bakar nuklir dan sistem propulsi untuk kapal maupun kapal selam dalam menanggapi pelanggaran perjanjian nuklir 2015 oleh Amerika Serikat (AS).
Baca Juga: 11 kapal angkatan laut Iran dekati kapal militer AS di Teluk dengan aksi provokatif