kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.013   50,00   0,28%
  • IDX 5.745   49,44   0,87%
  • KOMPAS100 744   8,79   1,19%
  • LQ45 565   8,75   1,57%
  • ISSI 199   0,85   0,43%
  • IDX30 321   4,92   1,56%
  • IDXHIDIV20 395   5,89   1,52%
  • IDX80 85   1,16   1,39%
  • IDXV30 107   1,21   1,14%
  • IDXQ30 103   1,26   1,24%

Iran dan Proksinya Akan Bertemu Bahas Pembalasan Terhadap Israel


Kamis, 01 Agustus 2024 / 23:22 WIB
ILUSTRASI. Iranians attend the funeral procession of assassinated Hamas chief, Ismail Haniyeh in Tehran, Iran, August 1, 2024. Majid Asgaripour/WANA (West Asia News Agency) via REUTERS


Sumber: Reuters | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  DUBAI. Iran akan mengadakan pertemuan penting dengan perwakilan dari sekutunya di Lebanon, Irak, dan Yaman pada Kamis untuk membahas potensi balasan terhadap Israel. 

Pertemuan ini dipicu oleh pembunuhan pemimpin Hamas, Ismail Haniyeh, di Teheran pada Rabu dan serangan Israel yang menewaskan komandan senior Hizbullah di Beirut pada Selasa.

Perwakilan dari kelompok Hamas, Jihad Islam, Houthi, Hizbullah, dan kelompok perlawanan Irak akan menghadiri pertemuan ini. Iran akan melakukan penilaian menyeluruh setelah pertemuan untuk merencanakan respons terhadap Israel, seperti diungkapkan oleh pejabat senior Iran.

Baca Juga: Iran Melancarkan Serangan Udara ke Wilayah Israel

Ayatollah Ali Khamenei dan anggota senior Garda Revolusi Iran diperkirakan akan hadir dalam pertemuan tersebut. Jenderal Mohammad Baqeri, kepala staf angkatan bersenjata Iran, menyatakan bahwa balasan terhadap Israel "pasti akan terjadi."

Iran dan Hamas menuduh Israel bertanggung jawab atas serangan yang menewaskan Haniyeh, sementara Israel belum mengonfirmasi keterlibatannya. 

Konflik ini berpotensi meluas menjadi perang besar di Timur Tengah. Panglima Angkatan Udara Israel, Tomer Bar, menegaskan kesiapan Israel untuk mempertahankan diri dan melindungi warganya.

Baca Juga: Warga Iran Cemas atas Prospek Serangan Balasan Israel

Haniyeh, pemimpin Jihad Islam Ziad al-Nakhala, serta perwakilan Hizbullah dan Houthi hadir di upacara pelantikan presiden baru Iran pada Selasa. Wakil pemimpin Hizbullah Naim Qassim dan anggota parlemen Hassan Fadlallah juga tetap di Iran untuk menghadiri pemakaman dan pertemuan terkait.




TERBARU

[X]
×