Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto
Upaya Diplomasi Internasional
Jenderal AS Dan Caine menyatakan, AS terus menekan kemampuan Iran, menarget fasilitas manufaktur dan penelitian penting, serta telah menonaktifkan lebih dari 150 kapal Angkatan Laut Iran.
Hegseth menambahkan, serangan AS menyebabkan banyak tentara Iran membelot, sementara ribuan pasukan cadangan AS dari Divisi Lintas Udara ke-82 mulai tiba di Timur Tengah, membuka opsi serangan darat jika diperlukan.
Pakistan mencoba memediasi konflik melalui pembicaraan dengan China, Turki, Mesir, dan Arab Saudi. Iran tetap bersikap defiant, menolak proposal damai AS yang dianggap “tidak realistis, tidak logis, dan berlebihan.”
Komisaris energi Uni Eropa memperingatkan anggota blok tersebut untuk bersiap menghadapi gangguan pasokan energi yang berkepanjangan.
Di AS, harga bensin nasional rata-rata melewati US$4 per galon untuk pertama kali dalam lebih dari tiga tahun, menambah tekanan politik bagi Trump dan Partai Republik menjelang pemilu paruh waktu November.
Minyak mentah Brent naik di atas US$114 per barel, berada di jalur untuk kenaikan bulanan rekor.
Baca Juga: Menhan Hegseth: AS Konfrontasi Rusia dan China Terkait Iran
Serangan Baru dan Perluasan Konflik
- Kelompok Houthi di Yaman menembakkan rudal ke Israel.
- Turki melaporkan rudal balistik dari Iran memasuki wilayah udaranya sebelum ditembak jatuh.
- Konflik antara Israel dan Hezbollah yang didukung Iran kembali meningkat.
- Iran menargetkan beberapa negara Arab Teluk dengan serangan rudal, di mana AS memiliki pangkalan militer.
- Sebuah serangan di aula umat Muslim Syiah di Zanjan, Iran barat laut, menewaskan tiga orang.
- Militer Israel melancarkan serangan udara di Teheran, menarget fasilitas rudal dan penelitian senjata.
- Tiga personel perdamaian PBB asal Indonesia tewas di Lebanon Selatan dalam dua insiden terpisah, bersama empat tentara Israel yang juga tewas.
Konflik yang terus memburuk ini membuat ketidakpastian pasokan energi global meningkat dan memicu lonjakan harga minyak yang signifikan.













