kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.900.000   50.000   1,75%
  • USD/IDR 17.019   -120,00   -0,70%
  • IDX 7.227   256,19   3,68%
  • KOMPAS100 999   40,90   4,27%
  • LQ45 729   27,56   3,93%
  • ISSI 258   8,56   3,43%
  • IDX30 397   14,80   3,87%
  • IDXHIDIV20 485   13,66   2,90%
  • IDX80 112   4,42   4,09%
  • IDXV30 134   3,24   2,48%
  • IDXQ30 128   4,21   3,39%

Iran, negara pertama memblokir Pokemon


Minggu, 07 Agustus 2016 / 13:57 WIB


Reporter: Sanny Cicilia | Editor: Sanny Cicilia

TEHRAN. Pokemon Go resmi dilarang di Iran. Keputusan ini diambil High Council of Virtual Spaces, badan pengawas akitivas online di Iran, dengan alasan isu keamanan.

Menurut Tech Times, kemarin (68), pemerintah Iran tak merilis aturan ini dengan sewenang-wenang. Pemerintah sudah menunggu langkah si produsen game, Niantic, untuk memenuhi standar keamanan di Iran. Namun, tampaknya, Niantic bergeming hingga akhirnya keputusan ini diambil. 

Belum jelas diketahui hingga saat ini dampak Pokemon Go bagi keamanan negara. Analis keamanan Adam Reeve sebelumnya pernah menuduh Niantic memiliki akses penuh kepada pemilik akun Google dan menyerap data indentitas dan alamat email pemain. 

Alasan lain Pokemon Go dilarang di Iran adalah agama. Sejak tahun 2001, The Council of Senior Religious Scholars sudah mengeluarkan fatwa melarang permainan kartu Pokemon lantaran mengandung gambar terlarang dan unsur perjudian. 

Selama ini, banyak pihak dan negara yang mengeluhkan kehadiran Pokemon Go yang sudah tersebar di 35 negara ini. Namun, Iran merupakan negara pertama yang melarang permainan ini.

China dan Rusia misalnya, menyuarakan bahwa game ini bisa membocorkan rahasia negara. Indonesia juga melarang polisi untuk bermain Pokemon Go. 




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kontan & The Jakarta Post Executive Pass

[X]
×